Lamtim Gelar Festival Ogoh-Ogoh dan Tari Bali

img
Festival ogoh-ogoh di Lapangan Brajaharjosari, Selebah. Foto. Rif.
Lampung Timur

Harianmomentum.com--Pengembangan pariwisata menjadi salah satu prioritas program kerja Pemerintah Kabupaten (pemkab) Lampung Timur (Lamtim) untuk  mendongkrak pendatan asli daerah (PAD) yang  bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Mastur saat membuka Festival Ogoh-ogoh, Balaiganjur dan Tari Bali di Lapangan Desa Brajaharjosari, Kecamatan Brajaselebah, Minggu (3-3-2019).

"Pengembangan sektor pariwisata dilakukan melalui berbagai upaya, diantaranya promosi, peningkatan sarana dan prasarana obyek wisata," kata Mastur.

Mastur menambahkan program pengembangan wisata dalam bentuk promosi dilakukan dengan kembali digelarnya event 101 festival wisata pada 2019

“Secara nasional, pariwisata saat ini menjadi penghasil devisa negara. Begitu juga dengan skala daerah,  jelas untuk memaksimalkan perolehan pendapatan daerah yanga bermuara pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, kami mengagendakan 101 festival wisata,” kata Mastur.

Mastur menambahkan festival-festival tersebut tidak hanya sebatas mempromosikan obyek wisata berskala nasional. Tapi lebih diarahkan pada pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat. 

“Jadi 101 festival yang diagendakan tahun ini, diintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan masyarakat desa. Sehingga  berdampak langsung pada upaya pengembangan potensi perekonomian desa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lamtim Almaturidi. Menurut dia, sebagai program multisektoral, perencanaan dan pelaksanaan program pengembangan wisata harus dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

"Tanpa arah penyusunan yang jelas dan tanpa melibatkan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder, mustahil program yang kita laksanakan bisa berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, program 101 festival, kita laksanakan terintegrasi dengan kegiatan masyarakat desa,” kata Almaturidi.

Selain itu, lanjut dia, program pengembangan potensi wisata juga dilakukan melalui upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan dan pembinaan terhadap kelompok masyarakat sadar wisata (pokdarwis).

“Dinas Pariwisata Lampung Timur terus melakukan pembinaan terhadap Pokdarwis, agar pengelolaan obyek wisata dapat lebih baik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata,” terangnya.

Sejumlah obyek wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Lamtim, diantaranya: Taman Nasional Way Kambas. Selain menjadi pusat  konservasi dan pelatihan gajah, di Taman Nasional tersebut juga dilakukan upaya konservasi badak Sumatera. Untuk wisata sejarah, Kabupaten Lamtim punya Taman Purbakala Pugungraharjo. (rif).



Leave a Comment