Pesibar Jadi Zona Oranye Penyebaran Covid-19, Bandarlampung Kuning

img
Peta sebaran kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung dan tingkat resiko masing-masing kabupaten/kota.

MOMENTUM, Bandarlampung--Kabupaten Pesisir Barat menjadi zona oranye dalam penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) dengan tingkat resiko sedang. Padahal sebelumnya Pesisir Barat masih berada di zona kuning dengan tingkat resiko rendah.

Hal itu berdasarkan peta sebaran kasus covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kamis (16-7-2020).

Untuk jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Pesibar hanya sembilan pasien: lima masih diisolasi dan empat dinyatakan sembuh.

Perubahan zona itu menjadikan Pesibar sebagai satu-satunya kabupaten yang memiliki resiko sedang dalam penyebaran covid-19 di Provinsi Lampung.

Sebaliknya, Bandarlampung justru menjadi zona kuning atau tingkat resiko rendah. Sebelumnya, Bandarlampung merupakan satu-satunya kota di Lampung yang memilliki tingkat resiko tinggi (merah).

Kemudian, turun menjadi oranye dengan resiko sedang. Kini Bandarlampung menjadi zona kuning terkait penyebaran covid-19.

Total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Bandarlampung saat ini ada 110 orang. Tetapi, yang masih diisolasi hanya 22 pasien. Sedangkan 81 pasien dinyatakan sembuh dan tujuh meninggal.

Tidak hanya Bandarlampung, ada delapan kabupaten/kota lain yang berada di zona kuning: Metro, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pringsewu, Tangamus, Lampung Barat dan Lampung Utara.

Sementara untuk zona hijau di Lampung ada lima kabupaten. Mesuji sebagai satu-satunya kabupaten yang tidak terdampak. Sedangkan, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Waykanan dan Pesawaraan sebagai kabupaten yang tidak ada kasus baru.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Lampung, Media Lisna menjelaskan penetapan zona tersebut merupakan kewenangan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat.

"Gugus Tugas Pusat yang menentukan zona. Mungkin dari peningkatan (jumlah) kasusnya," kata Lisna kepada harianmomentum.com. (**)

Laporan/Editor: Agung DW






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos