Menangkap Peluang Usaha di Tengah Pandemi

img
Apriliandi Passa pemilik rental sepeda Reds Bike

MOMENTUM, Bandarlampung--Pandemi corona virus disaese (Covid-19) tak hanya berdampak buruk pada kesehatan, tapi juga perekonomian masyarakat.

Masalah kesehatan, bisa setengah menggantungkan harapan pada masyarakat. Terpenting berperan aktif mendukung upaya pencegahan penuluran covid-19 yang dilaksanakan pemerintah.

Lalu untuk masalah perekonomian, tentu masyarakat masyarakat tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Masyarakat harus jeli menangkap peluang usaha untuk menjaga kestabilan ekonomi keluarga.

Mereka yang jeli menangkap peluang usaha, justru bisa meraup keuntungan besar di tengah situasi pandemi saat ini.

Apriliandi Passa, adalah salah satu warga yang jeli menangkap dan memanfaatkan peluang usaha di tengah situasi pandemi saat ini. Warga  Gang Karya, Jalan Ridwan Rais, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandarlampung itu, memanfatkan trend bersepeda di tengah situasi pandemi covid-19, sebagai peluang usaha.

Di tempat tinggalnya, dia membuka usaha rental (penyewaan) sepeda. Apriliandi membua usaha rental yang diberi nama Reds Bike pada Juli 2020. 

"Saya lihat bersepeda menjadi trend di tengah pandemi saat ini.  Itu yang saya tangkap untuk mengawali membuka usaha ini," kata Apriliandi pada Harianmomentum.com, Minggu (22-11-2020).

Dia mengaku, awal merintis usaha rental tersebut hanya menyewakan beberap sepeda saja. "Awalnya nggak banyak hanya beberap saja. Tapi, lama-lama, makin banyak yang tau dan mau ngerental di sini. Akhirnya makin nambah, sekarang ada 23 unit sepeda dari berbagai jeni," tuturnya.

Dia mengaku, saat ini sudah bisa meraup keuntungan lebih dari 50 persen dari modal awal usaha tersebut.

Rental Reds Bike milik Apriliandi bukan dari hari Senin sampai Jumat mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. 

"Untuk harga sewa bervariatif mulai dari Rp60 ribu sampai Rp150 ribu perhari. Kalau bulan Agustus lalu jenis sepeda lipat yang jadi favorite. Kalau sekarang, jenis mountain bike dan road bike lebih diminati karena para pesepeda sering menempuh jarak yang jauh," terangnya. 

Menurut dia, para penyewa sepada itu bersal dari berbagai kalangan. Tapi umumnya, penyewa dilakukan secara berkelompok, seperti dari: komunitas, perusahaan dan instansi pemerintah.

"Kadang kali lagi banyak, kita juga gandeng usaha rental lain, untuk memenuhi pesanan penyewa," ungkapnya

Penerapan protokol kesehatan juga menjadi syarat utama, jika ingin menyewa sepeda di Reds Bike milik Apriliandi. 

"Kita selalu terapkan protokol kesehatan. Semua pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, dan melewati pengecekan suhu tubuh. Selain itu, sterilisasi sepeda juga rutin kita sebelum dan sesudah penggunaan," terangnya.

Kepada para perintis usaha, dia berpesan untuk tidak cepat menyerah dalam kondisi sulit. “Pasar itu pasti ada. Kita yang ciptakan sesuai kebutuhan masyarakat. Jadi jangan menyerah pada keadaan," ajaknya. (**)

Laporan: Ashri Fadilla

Editor: Munizar 



Leave a Comment