Polisi Selidiki Kasus Kecelakaan di Gedungpakuon

img
Ilustrasi/ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung masih menyelidiki kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang warga pejalan kaki.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Hasyim Ashari, Kelurahan Gedungpakuon, Kecamatan Telukbetung Selatan pada Kamis 13 Mei 2021 sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan dalam kondisi terjepit di bawah kolong mobil. Diduga, korban sempat terseret mobil yang menabraknya.

Kanit Laka Lantas Polresta Bandarlampung Ipda.Jahtera mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait lokasi awal terjadinya kecelakaan. 

“Kita masih proses penyelidikan karena sampai saat ini, kita belum bisa menemukan TKP (tempat kejadian perkara) awal kasus kecelakaan tesebut," kata Ipda.Jahtera  mewakili Kasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP.Rafly Yusuf Nugraha, Jumat (14-5-2021).

Menurut dia, anggota Satlantas sudah beberapa kali melakukan penelusuran ke beberapa tempat yang diduga menjadi TKP awal  kecelakaan tersebut.

Informasi yang masih simpang siur menjadi salah satu kendala kepolisian mengungkap kasus tersebut.

“Informasinya hanya masyarakat yang mengatakan kalau kejadian di sana. Tapi mereka tidak bisa menunjukan di mana lokasi kejadian pastinya. Ini yang menjadi kendala kita,” terangnya.  

Kepolisian juga telah menyebarkan perihal kecelakaan tersebut kepada masyarakat. Dia berharap, masyarakat yang mengetahui informasi tentang identitas korban dapat segera melapork ke polisi. 

Satlantas Polresta Bandarlampung juga masih memburu pengemudi mobil yang kabur.

Menurut Jahtera, berdasar penyelidikan awal, mobil yang digunakan pelaku terdaftar sebagai milik sebuah perusahaan jasa angkutan di Jakarta. 

“Untuk plat mobil sendiri asli, sudah kita telusuri. Itu milik perusahaan taksi di Jakarta, tapi kita belum bisa memastikan siapa pengemudinya. Kendaraan saat ini sudah kita amankan di unit laka,” jelasnya.

Sebelumnya, informasi dari sejumlah warga menyebut, kecelakaan itu berawal dari pengendara motor yang terlihat mengejar mobil jenis Toyota Vios warna putih, dengan nomor polisi B 1044 KTH.

Warga mengatakan, pengemudi mobil tersebut diminta berhenti lantaran baru saja menabrak seorang pejalan kaki. Mobil kemudian berhenti di dekat Rumah Makan Raja Murah, namun pengemudi kabur meninggalkan mobilnya.

“Dia (pengemudi/sopir) diteriaki, disuruh berhenti katanya habis nabrak orang. Terus sopirnya kabur ke gang kecil,” turut Saifullah warga di lokasi penemuan korban kecelakaan itu. (**)

Laporan: Ira Widya

Editor: Munizar






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos