Libur Nataru, Toko Oleh-Oleh Khas Lampung Diserbu Wisatawan

img
Bus dari luar daerah membawa wisatawan dari luar Lampung saat belanja oleh-oleh di Gang PU Bandarlampung. Foto: Glenn KS

MOMENTUM, Bandarlampung--Sejumlah toko oleh-oleh khas Lampung di Jalan Pagar Alam Gang PU, Bandarlampung diserbu pembeli selama libur Natal dan tahun baru (nataru).

Meski pemerintah membatasi aktivitas masyarakat selama libur nataru, namun masih banyak warga yang tetap berwisata. Bandarlampung menjadi salah kota tujuan wisata warga dari luar daerah.

Banyaknya wisatawan yang melancong ke Bandarlampung, menjadi berkah bagi para pedagang oleh-oleh yang berjualan di Kawasan Sentra Industri Keripik atau pusat oleh-oleh jajanan khas Lampung.

Salah satu penjaga toko kripik, Rohmat mengatakan selama libur nataru, omset penjualan tokonya naik sampai tiga kali lipat dari hari biasa.

"Karena ramai, omsetnya naik. Alhamdulillah, semuanya dapat bonus juga," kata Rohmat kepada harianmomentum.com,  Senin (3-1-2022).

Pembeli yang datang, kata dia, banyak dari luar daerah Lampung. "Paling banyak dari Jakarta dan Palembang. Tapi kemarin pas tanggal 1 ada juga yang dari Bandung," ungkapnya.

Dia mengaku hampir kewalahan melayani pelanggan yang tidak henti-hentinya datang. "Kemarin sampai banyak karyawan yang lembur karena ramai pembeli," ujarnya.

Lihin, karyawan di toko lain yang ada di Gang PU, mengatakan pendapatan tokonya naik drastis karena ramainya pengunjung. "Alhamdulillah lelahnya terbayar karena jadi dapat bonus dari bos," ucapnya sambil tertawa.

Pantauan harianmomentum.com pada Senin, (31-1-2022), sejumlah toko oleh-oleh kripik di Gang PU masih ramai dikunjungi pembeli.

Terlihat ada beberapa bus pariwisata dari luar Provinsi Lampung yang parkir di depat sejumlah toko oleh-oleh yang ada di Gang PU.

Seorang pengunjung, Raihan mengatakan membeli oleh-oleh khas Lampung untuk keluarganya di rumah.

"Karena pada suka kripik pisang, jadi sengaja saya membeli yang banyak agar keluarga dirumah senang," kata dia.

Laporan: Glenn KS

Editor: M Furqon.


Editor: Harian Momentum


Leave a Comment