DPRD Metro Apresiasi Peningkatan Pendapatan Daerah

img
Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Basuki.

MOMENTUM, Metro--DPRD Kota Metro mengapresiasi peningkatan pendapatan daerah. Peningkatan itu menunjukan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan pendapatan daerah melalui program intensifikasi dan insentif sumber-sumber daerah yang ada. 

“Kami juga perlu mengingatkan bahwa pemerintah daerah perlu senantiasa meningkatkan dan menertibkan petugas pemungut pajak dan retribusi daerah dilapangan khususnya PBB, Retribusi Sampah, dan Retribusi Parkir agar pendapatan daerah yang ditargetkan dapat tercapai maksimal," kata Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Basuki, usai rapat paripurna jawaban Walikota Metro atas pandangan fraksi-fraksi terkait pembahasan raperda, Selasa (22-8-2023).

Menurut dia, DPRD juga mengingatkan pada bidang infrastruktur yang perlu dilakukan perbaikan telah menjadi prioritas pada tahun 2023 dan telah sangat dinantikan oleh masyarakat Kota Metro, termasuk dalam menanggulangi banjir di Metro l bisa mengurangi dampak negatif di beberapa titik seperti di daerah Taman Edukasi dan Pasar Tejo Agung. 


“Peningkatan pembangunan dan penataan drainase perkotaan terintegrasi harus mendapatkan perhatian di tahun 2023 yang dalam penyelesaiannya memerlukan anggaran yang cukup besar sementara kondisi anggaran yang ada sangat terbatas. Untuk itu kami sangat mengharapkan kepada walikota untuk bisa meneruskan ke seluruh OPD untuk dapat memahami infrastruktur di Metro,” ujar dia.

Menyikapi itu, Walikota Metro Wahdi mengucapkan terima kasih atas apresiasi terkait kenaikan pendapatan daerah yang didapatkan berdasarkan hasil kinerja yang semakin membaik. Sehingga mendapatkan penghargaan dalam bentuk Dana Insentif Daerah, peningkatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi serta upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).


“Terkait pembangunan infrastruktur di Tahun 2023 ada beberapa proses perencanaan telah dilaksanakan pada Perubahan APBD Tahun 2022 dan sebagian lagi dilaksanakan di 2023, Dinas PUTR sedang menyusun DED lokus banjir sesuai rekomendasi atas DED tersebut nantinya akan dilaksanakan pada 2023,” paparnya. 

Pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pemerintah Kota Metro telah dan akan terus melaksanakan program-program baik yang bersifat promotive dan preventif, termasuk pada penanganan stunting pada dua jenis intervensi yang dilakukan, yaitu yang bersifat spesifik dan bersifat sensitive. 


“Terkait Penerangan Jalan Umum (PJU), kami telah menganggarkan penambahan sebanyak 300 titik dengan rencana lokasi berdasarkan hasil survey di lapangan oleh OPD dan hasil dari Reses DPRD serta di sektor Lingkungan Hidup terkait TPAS Karangrejo pada tahun 2023 akan dilakukan rehabilitasi dan revitalisasi berupa pemadatan, perataan dan penimbunan sampah dengan membuat Pusat Daur Ulang mini di lokasi TPAS Karangrejo,” lanjut Wahdi. 

Wahdi juga pada kesempatan tersebut memaparkan terkait beberapa pasar-pasar yang mempunyai kontribusi, tentang keamanan dan ketertiban umum, penanganan tingkat penganggursn terbuka, dana hibah dan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang merupakan keniscayaan ditengah-tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.(adv)






Editor: Agus Setyawan





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos