Proyek Drainase DKP Senilai Rp1,2 Miliar Terkesan Asal Jadi

img
Drainase yang berada di depan gedung TPIH Kotaagung terlihat mencong

MOMENTUM, Bandarlampung--Proyek pembangunan drainase senilai Rp1,2 miliar milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lampung, diduga bermasalah.

Proyek yang dikerjakan CV Sangjaya Abadi itu terkesan asal jadi. Struktur drainase yang berada persis di depan gedung TPIH Kotaagung, Tanggamus itu terlihat mencong.

Hal serupa juga terlihat pada bangunan drainase di depan, bersebelahan dengan pasar ikan. Justru, pada bagian ini lebih parah. Dinding pengikat drainase terlihat ada yang pecah.

Bahkan, posisi duduk penutup beton cor terlihat tidak simetris. Juga besi yang terpasang di atasnya tidak beraturan. Sekilas, bangunan itu layaknya dikerjakan tukang amatiran.


Pantauan harianmomentum.com di lokasi, ada beberapa bagian drainase yang sudah rusak. Semen bekas pembangunan masih berserakan. Selain itu, papan penahan coran tutup drainase pun belum disingkirkan.

Dikonfirmasi terkait itu, Kabid Perikanan Tangkap DKP Lampung Zainal Karoman mengklaim jika proyek tersebut telah dikerjakan sesuai spesifikasi.

Baca juga: Mengintip Realisasi Pembangunan TPIH Rp9,8 Miliar

“Seluruh proyek pembangunan TPIH Kotaagung sudah selesai dikerjakan dan serah terima (PHO),” jelas Zainal yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan tersebut, Rabu, 24 Januari 2024.

Dia juga mengklaim, seluruh pembangunan di TPIH Kotaagung diawasi oleh konsultan pengawas, BPKP, BPK dan kejaksaan.

Karena itu, dia memastikan, seluruh pembangunan di kawasan TPIH Kotaagung telah sesuai standar.

"Diawasi pakai konsultan pengawas. PPTK-nya juga di lapangan. Saya juga menggandeng teman-teman PU. Saya buat standar bangunan ke PU-an semua," jelasnya.

Dia juga menyampaikan, drainase yang dibangun itu merupakan drainase induk. Menurut dia, nantinya akan dibangun drainase-drainase kecil.

"Ya ini memang baru konstruksinya aja. Nanti pasti kita sambungkan (drainase kecil ke drainase induk). Yang penting drainase induknya sudah ada," klaimnya.

Hingga berita ini diterbitkan, harianmomentum.com belum berhasil mengkonfirmasi direktur CV Sangjaya Abadi, selaku perusahaan pemenang tender proyek tersebut. (**)









Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos