MOMENTUM, Bandarlampung--Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal atau Mirza, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, serta Wakil Gubernur Jihan Nurlela, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-61 Provinsi Lampung, Selasa 18 Maret 2025.
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung ini menjadi momentum refleksi perjalanan pembangunan serta perwujudan komitmen dalam membangun daerah ke arah yang lebih maju.
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Mirza mengucapkan selamat dan dirgahayu kepada seluruh masyarakat Lampung sebagai ungkapan bahagia lahirnya Provinsi Lampung pada 18 Maret 1964.
Pada awal pembentukannya, Provinsi Lampung hanya terdiri dari empat wilayah administrasi. Yakni, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Selatan, dan Kotapraja Tanjungkarang-Telukbetung. Kini, dengan pemekaran wilayah secara bertahap, Lampung telah berkembang menjadi 13 kabupaten dan dua kota, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Mirza menyampaikan bahwa perekonomian Provinsi Lampung terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 4,57 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 4,55 persen. Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita tahun 2024 tercatat sebesar Rp51,4 juta.
Adapun struktur perekonomian Lampung masih didominasi oleh tiga sektor unggulan, yakni pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendorong inovasi di sektor-sektor ini guna meningkatkan daya saing daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan harapan masyarakat, Mirza menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas.
Dia mengungkapkan bahwa dalam satu pekan terakhir, Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh bupati/walikota melakukan percepatan perbaikan jalan di seluruh Provinsi Lampung dengan menutup lubang-lubang untuk memperlancar arus mudik menjelang hari raya Idulfitri.
"Pembangunan infrastruktur harus diprioritaskan, terutama dalam mendukung sektor sosial, pertanian dan ketahanan pangan," katanya.
Selain infrastruktur, beberapa sektor lainnya juga menjadi fokus perhatian Gubernur. Antara lain: Meningkatkan kesejahteraan petani melalui akses yang lebih baik terhadap teknologi dan pasar, serta intervensi terhadap tata niaga yang merugikan petani.
Kemudian, Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dan ibu hamil, guna meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Peningkatan kualitas pendidikan, memastikan setiap anak di Provinsi Lampung mendapatkan hak atas pendidikan yang berkualitas, tidak hanya sebagai transfer pengetahuan tetapi juga dalam pembentukan karakter.
Menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. Mengoptimalkan potensi lokal guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selanjutnya, Mendorong reformasi birokrasi, dengan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus melakukan evaluasi, memperbaiki diri, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Mirza juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan dengan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, serta memberikan masukan konstruktif guna mendukung program pemerintah,” ujarnya.
Melalui momentum peringatan Hari Jadi ke-61 Provinsi Lampung ini, Gubernur mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk terus berkolaborasi serta bersinergi dalam mewujudkan visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap para tokoh yang telah berjasa bagi Lampung, di kesempatan yang sama, Gubernur Mirza juga memberikan penghargaan Pahlawan Daerah kepada Wan Abdurachman atas kontribusinya dalam berbagai fase perjuangan bangsa. (**)
Editor: Muhammad Furqon