Komisi III DPRD Lampung Tengah Tinjau Jembatan Ambrol di Waypengubuan

img
Komisi III DPRD Lampung Tengah, bersama Plt Bupati Komang Koheri tinjau jembatan ambrol. Foto: Agus Setiawan.

MOMENTUM, Waypengubuan -- Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Tengah meninjau lokasi jembatan ambrol di Kampung Tanjungratu, Kecamatan Waypengubuan, Senin (26-1-2025). Peninjauan dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terputusnya akses penghubung antarwilayah.

Jembatan dengan panjang sekitar 65 meter dan lebar 3,5 meter tersebut merupakan akses utama warga menuju dusun dan kampung lain di sekitarnya. Kondisi jembatan yang rusak parah membuat aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat terganggu.

Anggota Komisi III DPRD Lampung Tengah dari Fraksi NasDem, Pande Putu Agustin, mengatakan peninjauan dilakukan sebagai respons atas laporan warga mengenai kondisi jembatan yang telah ambrol.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami bersama Ketua dan anggota Komisi III DPRD Lampung Tengah langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan yang ambrol,” ujarnya.

Menurut Agustin, jembatan tersebut merupakan bangunan lama yang memang sudah membutuhkan perbaikan. Namun, pembangunan kembali jembatan tersebut memerlukan perencanaan matang.

“Bangunan jembatan ini sudah cukup lama. Untuk perbaikannya masih membutuhkan perencanaan dan kajian teknis,” katanya.

Ia juga menjelaskan keterbatasan anggaran yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah. Menurutnya, anggaran BPBD sebesar Rp2 miliar berpotensi tidak mencukupi jika hanya digunakan untuk pembangunan jembatan tersebut.

“Anggaran BPBD hanya sekitar Rp2 miliar. Jika digunakan untuk membangun jembatan ini saja, tentu akan sangat terbatas,” jelasnya.

Komisi III DPRD Lampung Tengah, lanjut Agustin, akan memanggil organisasi perangkat daerah terkait untuk mencari solusi terbaik agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.

Saat peninjauan, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dan Plt Kepala BPBD Lampung Tengah Ricky Agusta turut hadir di lokasi. Namun, Agustin menyayangkan ketidakhadiran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung Tengah.

“Kami akan segera mencarikan solusi agar jembatan ini bisa segera dibangun, sehingga aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat kembali berjalan lancar,” katanya. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos