MOMENTUM, Bandarlampung -- Manajemen Gedung Bulutangkis Ryuga Sport Bandarlampung menyatakan kesiapan untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032, jika ditunjuk sebagai venue cabang olahraga bulutangkis.
Pimpinan manajemen Ryuga Sport, Aswarodi, mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan tim survei KONI Provinsi Lampung yang meninjau kelayakan gedung tersebut sebagai lokasi pertandingan tingkat nasional.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan tim survei KONI Lampung untuk memastikan kelayakan fasilitas di Ryuga Sport. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena dinilai sebagai salah satu calon venue kegiatan nasional,” ujar Aswarodi.
Ia menjelaskan, gedung tersebut telah beberapa kali digunakan untuk kejuaraan bulutangkis yang diikuti atlet tingkat nasional. Bahkan, dalam waktu dekat Ryuga Sport juga akan menjadi venue cabang bulutangkis pada Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) 2027.
Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting dalam mendukung pelaksanaan PON 2032.
“Jika dipercaya menjadi venue PON, tentu kami akan menjadikan ajang sebelumnya sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kualitas manajemen dan pelayanan,” katanya.
Aswarodi menambahkan, pihaknya tengah merencanakan sejumlah pembenahan fasilitas, terutama penggantian karpet lapangan dengan standar internasional.
“Karpet lapangan akan kami ganti dengan merek Yonex. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada sistem pencahayaan dan fasilitas pendukung lainnya agar sesuai standar nasional, bahkan mendekati standar pelatnas,” ujarnya.
Gedung Ryuga Sport memiliki empat lapangan bulutangkis berstandar internasional dengan kapasitas penonton sekitar 1.000 orang. Fasilitas pendukung seperti ruang ganti, sanitasi, ruang panitia, serta mess atlet yang mampu menampung sekitar 60 orang juga telah tersedia.
Selain itu, area parkir yang tersedia diklaim mampu menampung lebih dari 70 kendaraan.
Sementara itu, Ketua Tim Survei Cabang Olahraga Bulutangkis, Rudi Anthoni, menilai secara umum fasilitas di Ryuga Sport sudah memenuhi standar teknis sebagai venue pertandingan.
“Secara teknis sudah baik dan sering digunakan untuk pertandingan yang melibatkan atlet nasional. Namun, penilaian akhir kelayakan tetap menjadi kewenangan tim verifikasi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap terbuka pihak pengelola yang siap mendukung kegiatan olahraga daerah maupun nasional.
“Pemilik gedung sangat terbuka dan antusias. Ini menjadi modal penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PON,” katanya.
Rudi menambahkan, tim survei dari KONI Pusat dijadwalkan akan melakukan verifikasi lanjutan pada 14–17 April 2026 sebagai bagian dari proses penetapan venue PON XXIII.
Diketahui, Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi Banten pada PON XXIII 2032. Lampung direncanakan menyelenggarakan 26 cabang olahraga, termasuk bulutangkis. (**)
Editor: Muhammad Furqon
