MOMENTUM, Pringsewu -- Target ambisius dipatok Partai Golkar Kabupaten Pringsewu usai Musyawarah Daerah (Musda) IV. Di bawah kepemimpinan baru Ririn Kuswantari, Golkar ditantang menaikkan perolehan kursi DPRD dari tujuh menjadi 10 kursi pada Pemilu 2029.
Target tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Hanan A. Rozak saat membuka Musda IV yang menetapkan Ririn Kuswantari sebagai ketua periode 2026–2031 secara aklamasi.
“Saat ini Golkar memiliki tujuh kursi di DPRD Pringsewu. Pada Pemilu 2029, saya minta bisa naik menjadi 10 kursi,” tegas Hanan.
Menurutnya, kenaikan kursi bukan sekadar target elektoral, melainkan tolok ukur soliditas dan kerja politik kader di tingkat bawah. Ia menekankan, Musda harus menjadi momentum konsolidasi, bukan sekadar pergantian kepengurusan.
“Musda bukan ajang saling mengalahkan, tetapi memperkuat barisan. Kunci kemenangan Golkar ada pada soliditas dan gotong royong,” ujarnya.
Ririn Kuswantari yang resmi memimpin Golkar Pringsewu menyatakan siap menjawab target tersebut dengan memperkuat mesin partai hingga tingkat pekon dan desa.
“Target 10 kursi ini menjadi tantangan bersama. Kami akan merumuskan strategi politik yang lebih relevan dan terukur untuk memenangkan Pemilu 2029,” kata Ririn.
Ia menegaskan, fokus kepengurusan ke depan tidak hanya pada konsolidasi internal, tetapi juga memperluas basis dukungan masyarakat melalui program yang selaras dengan kebutuhan daerah.
“Golkar harus hadir dan dirasakan masyarakat. Dari situlah kepercayaan politik akan tumbuh,” tambahnya.
Dalam struktur kepengurusan baru, Ririn didampingi Almuzani sebagai Sekretaris dan Euis Della Putri sebagai Bendahara.
Sementara itu, Ketua DPRD Pringsewu Suherman—yang juga mantan Ketua Golkar dua periode—menilai tren perolehan kursi Golkar selama ini menunjukkan peningkatan. Namun, target 10 kursi membutuhkan kerja politik yang lebih terorganisir.
“Selama ini Golkar selalu mendapatkan kursi pimpinan DPRD. Tapi untuk mencapai 10 kursi, soliditas hingga akar rumput harus benar-benar dijaga,” ujarnya.
Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas berharap kepengurusan baru Golkar dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan.
“Kami berharap sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat demi kemajuan Pringsewu,” katanya.
Sebelum Musda digelar, jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Lampung juga melakukan penanaman pohon gelam di Gadingrejo melalui program Gerakan Lampung Menanam. Program ini diklaim sebagai bagian dari upaya membangun citra politik berbasis kepedulian lingkungan.
Hanan A. Rozak menyebut gerakan tersebut akan dilakukan secara masif dengan melibatkan seluruh kader.
“Setiap kader kami dorong menanam pohon minimal di pekarangan rumah. Ini bagian dari gerakan politik yang berdampak langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan target kursi yang lebih tinggi dan kepemimpinan baru, Golkar Pringsewu kini menghadapi ujian konsolidasi sekaligus pembuktian kekuatan politik menjelang Pemilu 2029. (**)
Editor: Muhammad Furqon
