MOMENTUM, Metro -- Harapan masyarakat Kota Metro terhadap perbaikan Jalan Pattimura mulai terealisasi. Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai proyek rekonstruksi ruas jalan tersebut, Senin (11/5/2026).
Proyek yang sempat menjadi sorotan publik itu kini dikebut pengerjaannya menggunakan konstruksi rigid beton guna meningkatkan daya tahan jalan.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang meninjau langsung lokasi proyek mengatakan, pembangunan ruas sepanjang 1,1 kilometer tersebut ditargetkan selesai lebih cepat dari masa kontrak.
Meski secara administrasi kontrak pekerjaan berakhir pada Desember 2026, Pemerintah Provinsi Lampung meminta percepatan agar jalan tersebut sudah dapat difungsikan pada September 2026.
“Kami menggunakan konstruksi rigid beton dengan ketebalan mencapai 40 sentimeter. Pengerjaan dilakukan menyeluruh sepanjang 1,1 kilometer lebih, bukan spot-spot, agar permukaan jalan tidak bergelombang dan memiliki ketahanan maksimal,” kata Jihan.
Menurut dia, proyek senilai Rp9,3 miliar itu juga mencakup pembangunan sistem drainase terintegrasi guna mengantisipasi genangan air yang selama ini menjadi salah satu persoalan di kawasan tersebut.
Jihan turut menitipkan pesan kepada Pemerintah Kota Metro dan masyarakat agar bersama-sama menjaga infrastruktur yang dibangun, terutama dengan memastikan drainase tetap berfungsi baik dan tidak tertutup endapan sedimen yang berpotensi memicu banjir.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufik, menambahkan pengerjaan dilakukan dengan spesifikasi teknis yang ketat untuk menjamin kualitas konstruksi.
Selama proses pengerjaan sepanjang 1.100 meter, seluruh titik putar balik (u-turn) akan ditutup sementara demi menjaga keamanan pengguna jalan serta memastikan mutu beton tetap optimal.
“Konstruksi ini dirancang untuk menahan muatan sumbu terberat (MST) jalan provinsi. Kami juga mengimbau pemilik usaha di sepanjang jalan agar tidak menutup drainase secara permanen tanpa lubang kontrol. Sinergi masyarakat sangat diperlukan agar air mengalir lancar dan jalan tidak cepat rusak akibat genangan,” ujar Taufik.
Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kondisi Jalan Pattimura yang selama ini menjadi keluhan warga.
Menurut Bambang, meskipun status Jalan Pattimura merupakan jalan provinsi, Pemerintah Kota Metro terus menjalin komunikasi intensif dengan Pemprov Lampung agar perbaikan segera direalisasikan.
“Kondisi Jalan Pattimura memang sudah lama dikeluhkan dan sempat viral. Masyarakat tentu tidak melihat status kewenangan, yang mereka butuhkan adalah jalan yang layak. Alhamdulillah, hari ini doa warga terjawab. Walaupun pengerjaan dilakukan bertahap, ini adalah langkah nyata yang harus kita syukuri dan dukung bersama,” katanya. (**)
Perbaikan Jalan Pattimura diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan, serta mendukung aktivitas ekonomi warga melalui akses transportasi yang lebih aman dan tahan lama. (**)
Editor: Muhammad Furqon
