MOMENTUM, Krui--Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026), menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat. Berdasarkan catatan pemerintah daerah, Prabowo merupakan Presiden Republik Indonesia pertama yang melakukan kunjungan kerja ke kabupaten tersebut sejak Indonesia merdeka.
Kedatangan Presiden di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Krui, disambut ribuan warga yang memadati sejumlah ruas jalan. Masyarakat dari berbagai kalangan terlihat antusias menyaksikan langsung kunjungan kepala negara ke wilayah yang berada di pesisir barat Provinsi Lampung itu.
"Saya senang bisa melihat langsung Presiden datang ke Krui. Selama ini kami hanya melihat Presiden melalui televisi atau media," kata Lekok (54), warga setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Krui. Peresmian rumah sakit itu merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan kesehatan di daerah.

Presiden menyatakan pembangunan fasilitas kesehatan di berbagai daerah menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang lebih dekat dan memadai.
RSUD KH Muhammad Thohir diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya. Keberadaan rumah sakit tersebut juga diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di Bandar Lampung yang selama ini menjadi tujuan rujukan bagi sejumlah kasus medis.
Di luar agenda peresmian rumah sakit, kunjungan Presiden juga dinilai membuka peluang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan kepada pemerintah pusat.
Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah akses menuju Way Haru di Kecamatan Bangkunat. Selama bertahun-tahun, wilayah tersebut menghadapi keterbatasan akses transportasi karena kondisi jalan yang berada di kawasan konservasi.

Sehari sebelum kunjungan Presiden, Selasa (9/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) terkait peningkatan dan pemeliharaan jalan patroli sepanjang 6,2 kilometer beserta jembatan penghubung di Zona Khusus Way Heni-Way Haru.
Kesepakatan tersebut menjadi dasar hukum bagi upaya peningkatan aksesibilitas menuju wilayah Way Haru dengan tetap memperhatikan aspek konservasi kawasan taman nasional.
Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pesisir barat, termasuk akses jalan, listrik, dan fasilitas pelayanan publik lainnya.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Pesisir Barat menjadi momentum penting bagi daerah yang dikenal sebagai destinasi selancar internasional dan penghasil damar mata kucing tersebut. Selain mencatatkan sejarah baru, kunjungan itu juga diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat setempat. (**)
Editor: Muhammad Furqon
