MOMENTUM, Tumijajar — Memperingati HUT ke-25, Partai Demokrat menggelar pengobatan gratis, tebus murah sembako, penanaman pohon, dan aksi bersih-bersih lingkungan di Pasar Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Tulangbawang Barat (Tubaba) itu dipusatkan di kediaman pengurus DPC Demokrat Tubaba Edi Anwar. Dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Lampung Edi Irawan Arief beserta jajaran.
Edi mengatakan tema HUT ke-25 Demokrat, “Birukan Langit”, menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
“Gerakan langit biru menunjukkan bahwa langit itu bersih. Kami berharap kader Demokrat Lampung mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Jika lingkungan bersih, hidup kita sehat,” katanya.
Ketua DPC Demokrat Tubaba Busroni mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen partainya untuk melayani masyarakat.
“Kader Demokrat Tubaba siap melayani masyarakat hingga turun ke bawah,” tegasnya.
Menurut Busroni, rangkaian kegiatan HUT ke-25 Demokrat di Tubaba dilaksanakan dalam tiga tahap. Kegiatan pada 19–20 Agustus 2026 menyasar daerah pemilihan (dapil) 2 dan 1.
Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar di dapil 3 dan 4 pada 23 Agustus 2026.
“Acara yang sama akan kami gelar, yaitu pasar murah dan pengobatan gratis,” ujarnya.
Bupati Tubaba Novriwan Jaya mengapresiasi kegiatan yang digelar Demokrat. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Tubaba.
“Pengobatan gratis sejalan dengan program Tubaba-Q Sehat. Tebus murah sembako juga sejalan dengan program penetrasi sandang pangan. Menjaga lingkungan sehat juga terus kami galakkan,” katanya.
Novriwan mengatakan Pemkab Tubaba mendorong pengelolaan sampah melalui program bank sampah di setiap tiyuh.
Bahkan, kata dia, sejumlah tiyuh telah memanfaatkan hasil penjualan sampah plastik untuk kepentingan masyarakat.
“Sudah ada salah satu tiyuh yang menjual sampah plastik dan hasilnya digunakan untuk membeli mobil ambulans bagi masyarakat. Ada juga yang hasil penjualan sampah plastiknya digunakan untuk membuat kubah masjid,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan satu ton beras yang dijual Rp40 ribu per lima kilogram, 1.200 liter minyak goreng seharga Rp10 ribu per liter, serta 200 kilogram gula pasir dengan harga Rp15 ribu per kilogram.
Selain tebus murah sembako, masyarakat juga mendapat layanan pengobatan gratis serta mengikuti kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih lingkungan pasar.(*)
Editor: Muhammad Furqon
