MOMENTUM, Seputihramah--Sebanyak 89 sekolah di Kabupaten Lampung Tengah masuk dalam program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 yang digulirkan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah Nur Rohman mengatakan, program tersebut bertujuan mempercepat perbaikan sarana dan prasarana pendidikan agar peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman.
“Program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat tahun 2026 mencakup 89 titik sekolah di Kabupaten Lampung Tengah. Penerimanya mulai jenjang TK hingga SMP, baik sekolah negeri maupun swasta,” ujar Nur Rohman, Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, revitalisasi sekolah menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, terutama bagi satuan pendidikan yang masih membutuhkan perbaikan fasilitas.
“Program ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Lampung Tengah, khususnya sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan,” katanya.
Nur Rohman menjelaskan, peningkatan fasilitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif.
Dengan lingkungan sekolah yang lebih baik, kata dia, peserta didik dan tenaga pendidik dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman.
Ia mencontohkan, SDN 2 Ramanirwana menjadi salah satu sekolah yang membutuhkan perbaikan sejumlah fasilitas, terutama ruang kelas dan ruang perpustakaan.
Meski demikian, sekolah tersebut telah mendapat dukungan sarana pembelajaran berupa smart TV dari pemerintah. Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.
“Perbaikan sarana pendidikan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Sekolah yang memiliki fasilitas memadai akan lebih mendukung proses pembelajaran dan perkembangan peserta didik,” ujar Nur Rohman.(*)
Editor: Muhammad Furqon
