Firmansyah Dilantik Jadi Ketua Aptisi Lampung 2026–2031

img
Firmansyah Alfian dilantik sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Provinsi Lampung periode 2026–2031. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Firmansyah Alfian dilantik sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Provinsi Lampung periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Bandarlampung, Minggu (26/8/2026). Dihadiri lebih dari 500 peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aptisi dari berbagai daerah.

Pelantikan dilakukan Ketua Aptisi Pusat Budi Djatmiko berdasarkan Surat Keputusan Nomor 26/SK/PP-/Aptisi/VIII/2026.

Budi mengatakan kepengurusan baru Aptisi Lampung diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan inovasi perguruan tinggi swasta.

"Aptisi Lampung harus menjadi motor penggerak pendidikan tinggi swasta yang mandiri, berdaya saing, dan berdampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Selain Firmansyah, sejumlah pengurus Aptisi Lampung yang dilantik yakni Mahatir Muhammad sebagai wakil ketua, M. Ihsan Dacholfany sebagai sekretaris, dan Armalia Reny sebagai bendahara.

Pelantikan turut dihadiri Dewan Penasehat Aptisi Lampung Andi Desfiandi, Anggota Komisi X DPR RI Rycko Menoza, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta sejumlah pejabat dan pimpinan perguruan tinggi.

Firmansyah mengatakan jabatan tersebut merupakan amanah sekaligus tanggung jawab untuk memperkuat kualitas perguruan tinggi swasta di Lampung.

"Ini bukan hanya tentang kepemimpinan, tetapi tentang tanggung jawab bersama membangun masa depan pendidikan," katanya.

Ia menegaskan Aptisi Lampung akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui riset, inovasi, dan kerja sama strategis antarkampus.

"Kolaborasi adalah kunci. Kita harus bersatu untuk menghadirkan solusi bagi tantangan pendidikan di era digital," ujarnya.

Bagian dari Rakernas Aptisi

Pelantikan pengurus Aptisi Lampung menjadi bagian dari rangkaian Rakernas Aptisi yang digelar di Lampung. Rakernas mengusung tema "Dari Sai Bumi Ruwa Jurai untuk Indonesia Emas 2045".

Kegiatan tersebut membahas sejumlah isu strategis pendidikan tinggi swasta, termasuk digitalisasi kampus, penguatan riset, dan peningkatan daya saing lulusan.

Lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah mengikuti rangkaian Rakernas. Forum tersebut menjadi ruang bagi perguruan tinggi swasta untuk memperkuat jejaring dan membahas tantangan pendidikan tinggi ke depan.

Kepengurusan baru Aptisi Lampung periode 2026–2031 diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan daerah dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos