IWAPI Punya 40 Ribu Pengusaha Perempuan, Dorong UMKM Naik Kelas

img
Ketua Umum DPP IWAPI Dyah Anita Prihapsari dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) kini memiliki lebih dari 40.000 anggota pengusaha perempuan yang tersebar di 38 provinsi dan 249 kabupaten/kota di Indonesia.

Ketua Umum DPP IWAPI Dyah Anita Prihapsari mengatakan jumlah tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan sekaligus memperluas jejaring usaha.

Hal itu disampaikan Dyah saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV DPD IWAPI Provinsi Lampung di Gedung Graha Surya, Bandarlampung, Kamis (27/8/2026).

“Visi kami adalah untuk menaikkan kelas perempuan agar perempuan bisa mandiri secara ekonomi,” ujar Dyah.

Baca Juga: Gubernur Mirza Dorong Pengusaha Perempuan Garap Hilirisasi Pangan

Memasuki usia 50 tahun, IWAPI terus mengembangkan jejaring dan program peningkatan kapasitas bagi pengusaha perempuan. Organisasi tersebut tidak hanya memiliki jaringan di Indonesia, tetapi juga telah memiliki perwakilan di Malaysia dan menyiapkan pengembangan jaringan ke sejumlah negara lain.

Dyah mengatakan perkembangan teknologi digital menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang bagi pelaku usaha perempuan. Karena itu, IWAPI mendorong digitalisasi UMKM agar anggota mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan dan memperluas pasar.

Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi penting agar pengusaha perempuan tidak hanya mampu menjalankan usaha, tetapi juga dapat meningkatkan skala bisnis dan daya saing.

Dalam Rakerda IV IWAPI Lampung, penguatan usaha berbasis pangan lokal dan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu perhatian. Tema yang diangkat adalah “IWAPI Lampung: Inovasi Pangan Lokal Go Digital”.

Dyah berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai mitra terus diperkuat untuk membuka lebih banyak peluang bagi perempuan dalam dunia usaha.

Dengan jumlah anggota yang besar, IWAPI menargetkan semakin banyak pengusaha perempuan yang mampu mengembangkan bisnis, memanfaatkan teknologi digital, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos