MOMENTUM, Bandarlampung — Nama Yuhadi menguat sebagai calon Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Lampung menjelang Musyawarah Daerah (Musda) V yang akan digelar Rabu (21/10/2026).
Musda yang berlangsung di Bandarlampung itu digelar seiring berakhirnya masa kepengurusan DPD LPM Lampung di bawah kepemimpinan Ahmad Bastian.
Ketua Steering Committee (SC) Musda V LPM Lampung, Topan, mengatakan persaingan menuju kursi ketua berlangsung dinamis. Tiga nama yang muncul sebagai kandidat adalah Ali Sopian, Sabnu Alie, dan Yuhadi. Namun, berdasarkan dukungan dari pengurus daerah, Yuhadi dinilai lebih unggul.
"Sejumlah pengurus DPD LPM kabupaten/kota banyak yang memberi dukungan kepada Yuhadi," ujar Topan, Senin (19/10/2026).
Yuhadi memiliki pengalaman organisasi dan politik yang cukup panjang. Ia tiga periode menjadi anggota DPRD Kota Bandarlampung, berprofesi sebagai pengusaha, serta merupakan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Di Partai Golkar, ia juga tercatat sebagai kader yang cukup lama memimpin DPD Partai Golkar Bandarlampung.
Jaringan Yuhadi di kalangan aktivis, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung, serta sejumlah tokoh lintas organisasi dinilai menjadi modal untuk meraih dukungan dalam Musda.
Kedekatannya dengan jajaran DPP LPM RI juga menjadi salah satu faktor yang menguatkan posisinya. Ketua Umum DPP LPM RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang juga anggota DPR RI dari Partai Golkar dan Presidium KAHMI Pusat, diketahui memiliki hubungan emosional dengan Yuhadi. Saat ini, Yuhadi menjabat sebagai Presidium KAHMI Lampung periode 2026–2031.
Meski demikian, dua kandidat lainnya juga memiliki pengalaman organisasi yang menjadi modal dalam kontestasi tersebut.
Ali Sopian saat ini menjabat Sekretaris LPM Lampung. Ia merupakan kader Partai Gerindra yang telah mendampingi Ahmad Bastian selama lima tahun. Sementara itu, Sabnu Alie merupakan mantan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung dan politisi Partai Golkar yang memiliki latar belakang organisasi.
Topan menjelaskan, setiap calon ketua harus mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total 15 suara LPM kabupaten/kota se-Lampung untuk dapat maju dalam pemilihan.
Musda V LPM Lampung akan berfokus pada pemilihan ketua baru yang akan memimpin organisasi tersebut untuk lima tahun ke depan. Dukungan dari pengurus kabupaten/kota menjadi salah satu faktor penentu dalam perebutan kursi ketua.(*)
Editor: Muhammad Furqon
