MOMENTUM, Balikbukit--Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Lampung Barat digelar di Ponpes Daruth Tholibin, Lingkungan Serdang Atas, Kelurahan Waymengaku, Kecamatan Balikbukit, Kamis (22/10/2026).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memberikan hadiah ibadah umrah kepada dua pimpinan pondok pesantren. Penerima hadiah tersebut yakni Ustaz Ridho (Pimpinan Ponpes Al-Falah, Kelurahan Pasar Liwa) dan Ustaz Suharman (Pimpinan Ponpes Nurul Badriyah, Pekon Watas, Kecamatan Balikbukit).
Parosil bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti ratusan santri serta dihadiri jajaran Forkopimda. Ia menyampaikan jadwal keberangkatan umrah tersebut direncanakan pada 2027.
"Nah, untuk kiainya, Pak Bupati kasih apresiasi. Nanti kita berangkatkan umrah untuk tahun 2027 atas nama Ustadz Ridho dan Ustadz Suharman," kata Parosil.
Ustadz Ridho dan Ustadz Suharman menyampaikan terima kasih atas pemberian hadiah umrah tersebut.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas apresiasinya. Kami berdoa semoga Bapak Bupati selalu sehat, panjang umur, dan dimudahkan segala urusannya," kata mereka.
Selain umrah, Parosil memberikan hadiah Wisata Kebangsaan kepada lima santri yang bertugas dalam upacara HSN. Mereka dijadwalkan berangkat bersama rombongan Paskibra Kabupaten Lampung Barat pada Desember mendatang dengan rute Jakarta hingga Yogyakarta.
"Untuk anak-anak yang bertugas tadi, nanti akan diberangkatkan wisata kebangsaan bersama rombongan Paskibra dari Jakarta sampai Jogja, lalu kembali ke Lampung Barat. Itu hadiah untuk lima petugas upacara," ujar Parosil.
Dalam amanatnya, Parosil menyatakan bahwa santri dan pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, baik di bidang keagamaan maupun dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Menurutnya, keberadaan pesantren menjadi bagian dari upaya mencerdaskan masyarakat.
"Hadirnya pesantren dan santri merupakan bagian untuk menjadi penerang—seperti kunang-kunang yang berterbangan di mana-mana—yang selalu menerangi kecerdasan dan pengetahuan," tuturnya.
Ia berharap momentum HSN 2026 memperkuat peran santri dalam mendukung program kerja pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah.(*)
Editor: Muhammad Furqon
