MOMENTUM, Bandarlampung – Kejuaraan renang Walikota Cup yang diikuti lebih dari 2.500 peserta dari berbagai daerah menjadi ajang penjaringan atlet potensial sekaligus mengukur kemampuan perenang untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dalam kejuaraan yang berlangsung Sabtu (24/10/2026) tersebut. Ia juga menilai keterlibatan tim wasit resmi dari Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia menjadi nilai tambah dalam penyelenggaraan kompetisi.
Menurut Taufik, kejuaraan seperti Walikota Cup penting bagi atlet Lampung untuk mengukur kemampuan sekaligus mengevaluasi hasil latihan sebelum menghadapi ajang yang lebih besar.
“Event ini merupakan tahapan penting bagi para atlet Lampung untuk mengukur dan membuktikan prestasi mereka sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, seperti PON 2028,” ujar Taufik.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan sehingga semakin banyak atlet daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Sementara itu, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana, yang juga menjabat Ketua Umum KONI Bandarlampung, mengatakan pemerintah kota akan terus mendukung penyelenggaraan kejuaraan olahraga untuk mendorong lahirnya atlet berprestasi.
Menurut Eva, kejuaraan yang digelar secara rutin dapat memberikan kesempatan kepada atlet untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan.
Ia juga berharap cabang olahraga akuatik dapat menjadi andalan kontingen Bandarlampung dalam meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Banyaknya nomor pertandingan dalam cabang olahraga tersebut dinilai membuka peluang bagi daerah untuk mengumpulkan medali.
“Harapan kita, cabor akuatik sendiri memiliki banyak nomor, artinya banyak peluang emas. Kita targetkan Bandarlampung bisa keluar sebagai juara umum di Porprov,” kata Eva.
Melalui kejuaraan ini, pembinaan dan kompetisi diharapkan berjalan beriringan agar atlet potensial dapat teridentifikasi sejak dini dan dipersiapkan untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi maupun nasional.(*)
Editor: Muhammad Furqon
