MOMENTUM, Bandarmataram — Sebanyak 300 paket sembako dijual dengan harga terjangkau dalam pasar murah yang digelar DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lampung Tengah di Lapangan Transat Terusannunyai, Desa Jatidatar Mataram, Kecamatan Bandarmataram.
Paket sembako tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain telur, minyak goreng, dan gula.
Ketua panitia kegiatan, Habrisol, mengatakan pasar murah tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial DPC PKB Lampung Tengah dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diperingati setiap 22 Oktober.
Salah seorang warga, Sugeng, mengapresiasi kegiatan tersebut karena membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ia berharap pasar murah serupa dapat kembali digelar.
Ketua DPC PKB Lampung Tengah, Uswatun Hasanah, mengatakan peringatan Hari Santri juga menjadi momentum untuk mendorong santri meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi dalam pembangunan.
Ia mengajak para santri terus menuntut ilmu, menjaga akhlak, memperkuat persatuan, serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut Uswatun, santri memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan Indonesia. Semangat perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan perlu dilanjutkan melalui kontribusi nyata bagi bangsa.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan selain pendidikan agama. Bekal tersebut diperlukan agar santri mampu menghadapi perkembangan zaman dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Uswatun turut mengingatkan para santri agar menjaga toleransi, menjadi pelopor perdamaian, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijak.
“Gunakan teknologi untuk hal-hal positif, tingkatkan kemampuan, saring informasi dengan bijak, dan hindari berita bohong. Santri harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur dan etika,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi generasi muda serta meningkatkan kualitas pendidikan.
Uswatun berharap peringatan Hari Santri Nasional 2026 dapat memperkuat persatuan dan mendorong kontribusi santri bagi pembangunan daerah maupun nasional.(*)
Editor: Muhammad Furqon
