Lampung Mendunia Melalui Wisata

img
Salahsatu peserta parade budaya dalam Lampung Krakatau Festival dari Lampung Barat

Harianmomentum.com-- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai destinasi pariwisata di Provinsi Lampung sangat baik. 

Bahkan, daerah yang memiliki keragaman budaya ini dinilai bisa menjadi destinasi wisata terbaik di dunia

Hal itu dikatakan Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar, Riwud Mujirahayu, dalam acara Parade Budaya Lampung di Lapangan Saburai, Enggal, Bandarlampung, Minggu (26/8/18).

Menurut Riwud Mujirahayu, Lampung sudah menjadi salah satu destinasi wisata utama nasional karena memiliki banyak even.  

"Bahkan top ten event nasional. Lebih dari itu, Lampung akan masuk dalam the best destination and event in the world," kata Riwud.

Kemenpar menargetkan di tahun 2018, kunjungan pariwisata mencapai 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 270 juta wisatawan nusantara (wisnus). 

Diharapkan tahun 2019, mampu mencapai 20 juta wisman dan 275 juta wisnus.

"Lampung merupakan salah satu pendukung kunjungan pariwisata yang ada di Indonesia. Diharapkan, melalui Lampung Krakatau Festival mampu berkontribusi dalam memberikan sumbangan kunjungan wisman dan wisnus," ujar Riwud.

Ia menjelaskan pengembangan pariwisata di Lampung akan mencapai puncaknya, apabila menerapkan dan mempersatukan pentahelic ABCGM (akademisi, bisnis, comunity, goverment, dan media) guna meningkatkan pariwisata Lampung. Serta dengan meningkatkan unsur 3A yaitu aksesbilitas, amenitas, dan atraksi.

Dengan menerapkan, mempersatukan dan meningkatkan unsur tersebut, maka diyakini pariwisata Lampung akan semakin meningkat. 

Sementara, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengapresiasi dukungan masyarakat dalam festival budaya dengan antusias mengikutinya.

"Parade budaya, kesenian dan promosi budaya, serta event aktraktif lainnya dengan ikonnya tersendiri mampu menjadi bagian event pariwisata nasional yang mampu mengungkit pariwisata Lampung," jelas Ridho.

Menurutnya, dengan keberagaman masyarakat dan posisi strategis Lampung, masih ada sekitar 50 persen potensi yang dapat meningkatkan pariwisata Lampung. 

"Akan beroperasinya jalan tol trans Sumatera, dermaga eksekutif, dan Bandara Internasional Raden Intan. Sangat dimungkinkan kawasan ekonomi pariwisata 100 persen meningkat," jelasnya. 

Diketahui, karnaval budaya Lampung Krakatau Festival (LKF) 2018 turut dimeriahkan 13 kabupaten/kota di Lampung.

Yakni, Tulangbawang, Lampung Utara, Tanggamus, Metro, Lampung Timur, Waykanan, Pesisir Barat, Lampung Selatan, Tulangbawang Barat, Mesuji, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Barat.

Masing-masing peserta menampilkan ciri khas budaya yang berasal dari kabupaten/kota tersebut.

Berdasarkan pantauan harianmomentum.com di lokasi, kegiatan tersebut dimulai dari Lapangan Saburai Bandarlampung menuju Jalan Raden Inten, kemudian ke Jalan Ahmad Yani, lalu Jalan Kartini.

Selanjutnya, para peserta masuk di Jalan S Parman kembali lagi ke Jalan Raden Inten dan berakhir di Lapangan Saburai.

Tidak hanya kabupaten/kota, karnaval itu juga diikuti oleh Universitas Teknokrat Indonesia, Institute Teknologi Sumatera (Itera), Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dan Yayasan Prahlada Lampung. (ira/adw/ap)


Leave a Comment