Bupati Tulangbawang Dukung Program PWI

img
Bupati Tulangbawang Winarti bersama pengurus PWI kabupaten setempat

MOMENTUM, Menggala--Bidang pendidikan menjadi salah satu dari 25 Program Bergerak Melayani Warga yang menjadi ikon utama pembangunan di Kabupaten Tulangbawang.Terkait hal tersebut, pemkab setempat berkomitmen mendukung pelaksanaan agenda-agenda yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tulangbawang Winarti saat menerima audensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten setempat, Rabu (30-10-2019).

“Peran aktif dan sinergi seluruh elemen untuk menyukseskan program pembangunan di Kabupaten Tulangbawang sangat diperlukan. Karena itu, saya sangat mendukung rencana PWI Tulangbawang menyelenggarakan Workshop Pendidikan dan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," kata bupati.

Menurut bupati, workshop tersebut sejalan dengan upaya pemerataan dan peningkatakan kualitas pendidikan yang dilaksanakan Pemkab Tulangbawang melalui Program Bergerak Melayani Warga.

"Ini bentuk peran aktif pers, khususnya yang tergabung dalam PWI mendukung program kerja Pemkab Tulangbawang," terangnya.

Sebelumnya, dalam audensi tersebut Ketua PWI Tulangbawang Abdul Rohman mengatakan, kegiatan workshop pendidikan yang akan dilaksanakan itu bagian dari rangkain program kerja PWI Lampung tahun 2019.  

"Workshop ini juga bentuk dukungan dan peran aktif PWI terhadap program Pemkab Tulangbawang. Karena itu, tema yang diusung:  PWI dan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Bersinergi Mengembangkan Sekolah Berbasisi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal," kata Rohman.

Workshop tersebut, lanjut dia, akan dilaksanakan  di Hotel Le Man, Kecamatan Banjaragung pada 20 November mendatang.

"Untuk peserta workshop adalah para kepala sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMP/sederajat se-Kabupaten Tulangbawang," terangnya.

Workshop itu akan menghadirkan narasumber antara lain: Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Lampung Zukirman dan 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulangbawang Nasaruddin.

Selain itu juga ada narasumber dari jajaran pengurus PWI Provinsi: Ketua Supriyadi Alfian, Sekretaris Nizwar Ghazali, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Wirahadikusuma dan Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan.

Pada kesempatan itu, Rahoman juga menyampaikan program PWI Pusat berupa Pemberian Anugerah untuk para kepala daerah di Indonesia yang dinilai punya andil besar dalam upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan di daerah masing-masing.

Anugerah Kebudayaan ini merupakan Program PWI Pusata bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten se-Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota se- Indonesia. 

Untuk penilaian calon penerima anugerah kebudayaan itu, nanti akan diseleksi oleh tim penilai PWI pusat, APKASI dan APEKSI. Anugerah itu akan diberikan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari tahun 2020 di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimatan Selatan.

"Kami berharap Pemkab Tulangbawang dapat mengikuti seleksi penilaian anugerah kebudayaan ini. Anugerah ini akan sangat berdampak positif pada upaya pengembangan potensi kebudayaan Kabupaten Tulangbawang di level nasional," terangnya.

Untuk persayaratan dan kreteria penilaian anugerah kebudayaan PWI, antara lain: calon peserta mendaftar melalui email pwianugrah [email protected]. paling lambat 15 November 2019. Calon peserta melampirkan proposal yang didalmnya berisi: Aspek Inovasi kebijakan, program serta implementasi yang mengutamakan kebudayaan, sehingga mampu merevolusi mental masyarakat tempat, dalam mencapai kelestarian lingkungan, kemajuan, kesejahteraan (ekonomi) yang berkeadilan.

Lalu, aspek peraturan daerah tentang kebudayaan meliputi: cagar budaya, pelestarian tradisi dan adat istiadat, bahasa, kesenian, museum, festival, pariwisata, kuliner, dan bagaimana mengimplementasikannya sebagai sarana pembinaan karakter, ekspresi kreatif untuk mengukuhkan persatuan dalam keragaman, keadilan, dan kesejahteraan rakyat. 

Bupati dan Walikota yang sudah pernah menerima anugrah kebudayaan PWI Pusat sebelumnya, tidak diperkenanka  ikut. Verifikasi proposal dilakukan tanggal 16 sampai 30 November 2019. 10 Proposal Bupati dan Walikota terbaik akan diundang untuk pemapaparan di PWI Pusat, didepan tim juri. 

Selanjutnya, dilakukan tahapan verifikasi lapangan pada 8-20 Desember 2019, untuk menetapakan penerima anugerah tersebut. (rhm)







Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos