Jelang Pilwakot, Delapan Pimpinan Parpol Bersatu

img
Pertemuan para petinggi parpol di Kota Bandarlampung, bertempat di The Coffee, Pahoman, Minggu (20-6). Foto: awn

MOMENTUM, Bandarlampung--Jelang pemilihan Walikota Bandarlampung 2020, para petinggi partai politik di kota setempat duduk bareng di The Coffee, Pahoman, Minggu (20-6-2020).

Kedelapan ketua parpol: Wiyadi (PDI Perjuangan); Yuhadi (Golkar); Budiman (Demokrat); Andika Wibawa (Gerindra); Aep Saripudin (PKS); Wahyu Lesmono (PAN); dan Busyairi AS (PPP); serta Ketua PKB yang diwakili sekretarisnya.

Sementara, dua ketua parpol lainnya: Naldi Rinara  (Nasdem) dan Susanti (Perindo) tidak tampak dilokasi.

Menurut Ketua PDI Perjuangan Bandarlampung, Wiyadi, pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi.

“Sudah lama ketua parpol tidak kumpul seperti ini. Sebab kemarin kan tidak bisa kumpul karena ada Covid-19. Sekarang kan sudah new normal,” kata Wiyadi kepada harianmomentum.com, usai pertemuan.

Wiyadi berharap, pertemuan serperti itu dapat memberikan efek positif, jelang Pilwakot mendatang.

“Kita berharap memberi pesan kepada masyarakat bahwa kami para parpol ini, meski pun jelang pilwakot tetap bersatu, tetap damai dan harmonis,” jelas Ketua DPRD Kota Bandarlampung itu.

Saat ditanya apakah ada obrolan yang mengarah kepada dukungan terhadap salah satu bakal calon walikota di kota setempat, Wiyadi menyatakan tidak.

“Semua partai kan melakukan penjaringan. Saat ini berkasnya pun sudah di DPP. Kami di tingkat wilayah sifatnya hanya menunggu dari DPP,” terangnya.

Menurut Wiyadi, pertemuan delapan petinggi parpol kali ini dikoordinatori oleh Yuhadi, Ketua Golkar kota setempat. “Untuk pertemuaan kali ini, Pak Yuhadi yang menghubungi kami semua,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPD II Golkar Bandarlampung, Yuhadi. Yuhadi membenarkan bahwa dia lah yang mengkoordinatori pertemuan tersebut.

“Ini kan kegiatan silaturahmi lintas parpol. Dulu diinisiasi Pak Wiyadi. Karena covid akhirnya tersetop. Maka kami mencoba dalam new normal ini untuk menginisiasi kembali. Kami undang lah ketua-ketua parpol ini,” tuturnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Menurut Yuhadi, pertemuan tersebut murni dalam konteks silaturahmi. Tidak lebih dari itu.

“Kita ngobrol bebas (ngobras), ngomong politik juga, agar mendatang bisa terus saling menghargai antar parpol ini,” jelasnya.

Lantas saat ditanya apakah ada bembicaraan yang mengarah kepada rekomendasi parpol, Yuhadi pun menyatakan tidak sampai sejauh itu.

Sebab, sambung Ketua Komisi III pertemuan lebih kepada menjalin harmonisasi. Sehingga tidak ada keributan antara parpol jelang Pilwakot 2020. Meski pun nantinya ada parpol yang beda dukungan.

“Kalau sekarang kan kita tinggal menunggu keputusan DPP. Jadi kalau di kemudian hari ada kesamaan (berkoalisi bersama), tidak canggung lagi. Kalau pun tidak bersama, tidak ada permusuhan,” paparnya.

Sementara, saat ditanya mengapa dua ketua parpol di Bandarlampung (Nasdem dan Perindo) tidak hadir, menurut Yuhadi, undangan untuk keduanya terlewatkan. "Jika ada partai politik yang tidak hadir mungkin lupa diundang," ujarnya.

Sementara, Ketua Partai Gerindra Bandarlampung Andika Wibawa mengatakan, selain dalam rangka silaturahmi, pertemuan tersebut juga dalam rangka menyamakan visi-misi serta persepsi mengenai pilkada mendatang.

“Menjelang pilwakot ini, harapannya seluruh partai bisa saling menghormati. Selain itu kita kan semuanya berupaya mencari sosok pempimpin yang ideal, buat Bandarlampung mendatang,” paparnya.

Andika pun mengklaim dalam pertemuan itu tidak ada obrolan yang mengarah kepada koalisi besar jelang Pilwakot 2020.

“Tidak ada konten dengan salah satu kandidat. Ini murni pertemuan menyambung silaturahmi antar partai. Lagi pula masing-masing parpol kan sudah ada jagonya masing-masing,” jelasnya.(**)

Laporan/Editor: Agung Chandra Widi



Leave a Comment