Pasirukir Manfaatkan Waduk Way Sekampung untuk Tempat Wisata

img
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi bersama istri mengunjungi Teluk Kenyo, Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Pringsewu di Bendungan Way Sekampung.

MOMENTUM, Pagelaran--Keberadaan Bendungan Way Sekampung yang memiliki genangan air sekitar 800 hektare, menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah desa yang ada di sekitarnya.

Salah satunya, Pekon Pasirukir, Kecamatan Pagelaran yang membuka empat tempat wisata baru dengan memanfaatkan genangan waduk Way Sekampung. Yaitu, taman wisata Teluk Kenyo, Teluk Kenyo II, Teluk Gading dan Gedung Peluru. 

"Tempat wisata itu masing-masing akan dikelola pokdarwis (kelompok sadar wisata),: kata Kapekon Pasirukir Tias Widodo usai kegiatan senam bersama sekaligus pembukaan Taman Wisata Teluk Kenyo, Jumat (8-10-2021).

Ketua Pokdarwis Teluk Kenyo Ilyas  meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat termasuk Pemda Pringsewu untuk bersama-sama menjaga dan memajukan kepariwisataan di Kabupaten Pringsewu.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengatakan Kecamatan Pagelaran dianugerahi alam yang begitu indah. Hal ini patut disyukuri, termasuk Teluk Kenyo yang merupakan efek positif dari adanya Bendungan Way Sekampung.

Fauzi yang didampingi Wakil Ketua TP-PKK Pringsewu Rita Irviani Fauzi pada kesempatan tersebut berkesempatan menikmati sejumlah wahana. Antara lain,  berkeliling area genangan waduk dan menyusuri aliran sungai Way Sekampung dengan menaiki perahu motor. "Teluk Kenyo berpotensi akan menjadi tempat wisata andalan di Pringsewu," katanya.

Dia berharap kepada pokdarwis setempat dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan, karena yang akan datang bukan hanya masyarakat Pringsewu sendiri, namun juga dari luar daerah."Sebab dengan pelayanan yang baik, diharapkan mereka akan datang kembali ke Teluk Kenyo,"harapnya.

Pembukaan Wisata Teluk Kenyo yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wabup Pringsewu, dihadiri Kadispora dan Pariwisata Jahron, Kabid Kesehatan Masyarakat Diskes Pringsewu Rahmadi serta jajaran uspika setempat. (*)

Laporan: Sulistyo

Editor: M Furqon.


Editor: Harian Momentum


Leave a Comment