Delapan Kecamatan Kebanjiran, Bupati Lamtim Ingatkan Warga Pinggir Sungai Waspada

img
Camat Bumiagung, Umar Dhani meninjau banjir di Desa Mulyo Asri.

MOMENTUM, Sukadana--Bupati Lampung Timur M Dawam Rahardjo mengimbau  seluruh warga Lampung Timur selalu waspada dengan intensitas hujan sangat tinggi. Terutama mereka yang tinggal di kawasan dekat aliran sungai.

Imbauan Dawam saat dihubungi Harianmomentum.com, terkait musibah banjir yang terjadi pada delapan kecamatan di Lamtim, Jumat (10-12-2021).

"Saya mengajak kepada warga untuk selalu waspada jika terjadi hujan lagi. Karena mengingat sekarang musim penghujan maka tidak menutup kemungkinan hujan akan kembali terjadi dan akan merendam rumah warga," ujarnya.

Bupati Dawam juga mengingatkan agar warga tetap berhati hati atas kondisi cuaca ekstrim akhir-akhir ini yang masih menyelimuti hampir sebagaian besar wilayah di Kabupaten Lampung Timur.

"Dalam kondisi seperti sekarang ini apapun bisa terjadi. Sebelumnya juga terjadi bencana puting beliung, sekarang bencana banjir dibeberapa kecamatan, jadi masyarakat harus waspada," harapnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Lampung Timur Titin Wahyuni menjelaskan Pekalongan, Way Bungur, Bumiagung, Batanghari Nuban, Raman Utara, Purbolinggo, Sekampung Udik dan Kecamatan Jabung.

Titin melanjutkan, untuk banjir di wilayah Kecamatan Batangharinuban, kejadian itu mengakibatkan 18 rumah dan gedung sekolah di Desa Tresno Mulyo dan Kedaton terendam banjir dengan ketinggian 1 meter.

Kemudian, di Kecamatan Bumiagung kejadian itu mengakibatkan 13 rumah dan puluhan hektar areal persawahan di Desa Mulyo Asri terendam luapan Sungai Way Areng.

Selanjutnya, di Sekampung Udik kejadian itu mengakibatkan akses jalan di sejumlah desa terendam luapan Sungai Way Sekampung. Sementara untuk kecamatan Raman Utara Banjir terjadi setelah tanggul jembatan pembatas antara kecamatan Raman Utara dan Kecamatan Purbolinggo Jebol dan mengakibatkan akses jalan terputus dengan ketinggian air 30-60 Cm.

Sementara, di Kecamatan Way Bungur mengakibatkan 9 rumah rumah dan puluhan hektar areal persawahan di Desa Tanjung Tirto, Desa Tanjung Kesuma dan Desa Tambah Subur terendam banjir dengan ketinggian mencapai satu meter.

"Bencana banjir juga mengakibatkan ruas jalan Way Bungur menuju Seputih Banyak Lampung Tengah terendam banjir. Akibatnya, pengguna jalan harus antri saat melintas jalan lintas Timur dan hingga saat ini banjir masih belum surut," katanya.(**)

Laporan Arif Fahrudin
Editor: Agus Setyawan






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos