Kerugian Akibat Banjir di Ragom Gawi Masih Tanda Tanya

img
Banjir merendam sejumlah permukiman warga di Perumahan Ragom Gawi I

MOMENTUM, Bandarlampung--Estimasi kerugian akibat banjir yang merendam sekitar 90 permukiman warga di Perumahan Ragom Gawi I, Kecamatan Kemiling, belum dapat ditaksir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung, Sutarno mengatakan, hal itu disebabkan penghitungan kerugian akibat banjir yang melanda perumahan tersebut, pada Jumat (10-12-2021) lalu, masih dalam proses pendataan.

"Untuk sementara, taksiran kerugian masih dalam tahap pendataan," ujar Sutarno kepada harianmomentum.com, Senin (13-12) malam.

Dia menerangkan, belum adanya taksiran kerugian itu, lantaran banyaknya permukiman warga di Perumahan Ragom Gawi I yang terdampak banjir setinggi 30 hingga 90 centimeter tersebut.

"Sehingga sementara ini, belum dapat disimpulkan estimasi kerugiannya. Karena ada sekitar 90 rumah yang terdampak," sebutnya.

Baca Juga: Tanggul Jebol, Sebagian Perumahan Ragom Gawi Terendam Banjir

Sementara, Arief warga setempat menyebutkan, kerugian yang dialami warga cukup beragam. Tergantung ketinggian banjir.

"Seperti permukiman yang berada di sekitar tanggul, untuk satu rumah kerugian bisa mencapai sekitar Rp20 juta," kata Arief.

Menurut dia, hal itu disebabkan banyaknya perabotan rumah tangga, termasuk barang elektronik yang terendam banjir.

"Bahkan ada barang elektronik yang tidak bisa digunakan kembali, karena sudah terendam banjir," sebutnya.

Selain itu, terdapat sejumlah kendaraan warga yang terparkir juga ikut terdampak. Meski tidak terendam secara keseluruhan, namun sebagian mesin telah terkena air.

"Itu sebabnya kerugian bisa mencapai sekitar Rp20 juta untuk satu rumah. Belum lagi jika dijumlahkan seluruh rumah warga yang terdampak, bisa mencapai sekitar ratusan juta," jelasnya. (**)

Laporan/Editor: Vino Anggi Wijaya






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos