Proyek Disdikbud Bandarlampung Rp5,2 Miliar Diduga Molor

img
Proyek pembangunan ruang kelas baru milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung tahun anggaran 2022 di SDN 2 Palapa Kecamatan Tanjungkarang Pusat molor. Foto: Vino AW

MOMENTUM, Bandarlampung--Proyek pembangunan ruang kelas baru milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung tahun anggaran 2022 diduga molor dari target.

Indikasinya antara lain, hingga pekan ketiga Januari 2023, pembangunan ruang kelas baru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Palapa Kecamatan Tanjungkarang Pusat senilai Rp5,2 miliar tersebut, tak kunjung selesai.

Padahal, proyek bernomor: 03/Kontrak/Kons.19/IV.40/2022 itu waktu pelaksanaannya hanya 180 hari kalender. Dengan tanggal kontrak 1 Juli 2022. Berarti, proyek tersebut seharusnya kelar sekitar 27 Desember 2022.

Berdasarkan pantauan harianmomentum.com, Senin (16-1-2023), tampak struktur bangunan masih dipenuhi besi dan kayu penyangga berdiri kokoh. Baik di sisi depan maupun samping yang mengarah ke Jalan Kapten Tendean.

Untuk bagian depan, bangunan dengan konstruksi tiga lantai itu hampir keseluruhan belum dipoles cat. Hanya sisi samping yang telah dibaluri warna dasar putih.

Selain itu, pada bagian depan gedung yang dikerjakan CV Wahyu Pratama tersebut masih terdapat material, berupa tumpukan pasir.

Tak hanya itu, pintu dan jendela pun belum ada yang terpasang di bangunan yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (ABPD) 2022 Kota Bandarlampung tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Kota Bandarlampung Abdilah Makhmud belum dapat dikonfirmasi, terkait dugaan molornya proyek pembangunan ruang kelas baru SDN 2 Palapa tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ke nomor 0821-8521-XXXX tak merespon. Sedangkan, saat dihubungi melalui sambungan telepon tak terhubung alias hanya memanggil.

Belum lama ini, salah satu pekerja saat dikonfirmasi mengaku pengawas proyek sedang tidak berada di lokasi alias izin.

"Pengawasnya tadi izin. Tadi katanya pamannya meninggal," ujar pekerja tersebut belum lama ini. (**)


Editor: Vino Anggi Wijaya


Leave a Comment