Kembangkan Geopark Kaldera Suoh, Lampung Barat Gandeng Lima Perguruan Tinggi

img
Penandatangan naskah kerja sama Pemkab Lampung Barat dengan lima perguruan tinggi.

MOMENTUM, Liwa -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) menandatangani naskah kerja sama pengembangan Geopark Kaldera Suoh dengan lima perguruan tinggi. 

Universitas Sriwijaya (Unsri), Sumatera Selatan; Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta; Universitas Lampung (Unila); Universitas Pajajaran (Unpad) Jawa Barat, dan Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung.

Penandatangan naskah kerja sama dilakukan saat Focus Group Disscussion (FGD) Kampus Lapangan Geologi Kabupaten Lampung Barat, Kamis 14 Desember 2023. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bupati Lampung Barat.

Naskah kerja sama ditandatangani Penjabat (Pj) Bupati Lambar Nukman, Pj. Sekda Lambar Adi Utama, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Geopark Suoh Wasisno Sembiring dengan Prof Agung Harijoko dari UGM; Prof Muh. Sarkowi dari Unila; Budhi Setiawan dari Fakultas Teknik Unsri; Zufialdi Zakaria dari Fakultas Teknik Geologi Unpad; dan Heryadi Rachmat, Ketua Masyarakat Geowisata Indonesia dari Itera.

Perlu diketahui, secara geologis wilayah Lampung Barat dan sekitarnya tersusun oleh batuan vulkanik kuarter neogen yang diendapkan pada pegunungan. Sehingga membentuk morfologi bukit vulkanik bergelombang denudasional struktural dengan kemiringan sedang sampai sangat curam.

Selain itu, wilayah Lampung Barat juga terbentuk dari aktivitas tektonik, hal tersebut telah membentuk wilayah Lampung Barat yang khas dan unik seperti gunung berapi, lembah sesar, depresi sesar, manifestasi panas bumi dan danau kawah vulkanik tektonik.

Keragaman geologi yang khas dan unik tersebut, menjadikan kabupaten Lampung Barat menjadi kawasan potensial bagi pengembangan, penelitian dan edukasi di bidang kegeologian di Provinsi Lampung.

Dalam rangka mengembangkan potensi warisan geologi yang ada di kabupaten Lampung Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat telah melakukan pengusulan 21 geosite kepada pusat survei geologi nasional, badan geologi nasional.

Satu di antaranya, yaitu Kawah Nirwana yang terletak di Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat.

Tentunya, potensi warisan geologi (geoheritage) tersebut sangat strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan pada sektor pariwisata berbasis geologi (geotourism) dan geopark, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Keberadaan objek warisan geologi diproyeksikan dapat memenuhi berbagai macam keperluan, seperti kegiatan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan kebumian, pendidikan, serta pelestariannya sebagai rekaman sejarah bumi.

Hal ini sejalan dengan program kampus lapangan geologi yang dilaksanakan oleh Pemkab Lampung Barat sebagai upaya untuk menjaga dan memperkuat kelestarian warisan geologi (geoheritage) yang ada.

Pj. Bupati Lampung Barat Nukman, berharap program itu dapat menjadi wadah sebagai langkah memajukan pembangunan di Lampung Barat.

"Semoga program ini dapat menjadi wadah pengembangan ilmu kegeologian yang berkelanjutan dengan berlandaskan semangat, kepedulian, keberpihakan, dan konsistensi," harap Nukman.

Nukman juga berpesan kepada seluruh staf dan jajarannya untuk dapat terus meningkatkan kerjasama dan kemitraan dalam pengembangan serta pengelolaan geosite di bidang pendidikan sebagai sumber ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab dilandasi semangat kepedulian, konsistensi kepeloporan dan transparansi.

"Saya berharap peserta yang mengikuti Focus Group Disscussion ini dapat benar-benar menyerap ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab," katanya. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos