MOMENTUM, Bandarlampung — Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar Kunjungan Industri bertajuk “Bee to Business: Eksplorasi Lebah, Madu, dan Inovasi Industri Kreatif” di Lembah Suhita, Bandarlampung, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (Himabi) UBL.
Kunjungan industri tersebut menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa S1 Administrasi Bisnis UBL untuk memahami proses bisnis secara langsung, mulai dari hulu hingga hilir. Kegiatan diikuti oleh pimpinan Program Studi Administrasi Bisnis, dosen pendamping, perwakilan Corporate Business Development (CBD) UBL, Rumah BUMN Bandarlampung, serta mahasiswa.
Selama kunjungan, mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang budidaya lebah, pengolahan madu, serta strategi inovasi produk dan pengembangan bisnis kreatif berbasis keberlanjutan. Lembah Suhita dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai mampu memadukan potensi alam, edukasi, dan pengembangan usaha kreatif berbasis kearifan lokal.
Ketua Program Studi Administrasi Bisnis UBL, M. Oktavianur, mengatakan pembelajaran berbasis praktik menjadi bagian penting dalam kurikulum. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga diajak melihat langsung penerapan bisnis di lapangan.
“Melalui kunjungan industri ini, mahasiswa dapat memahami proses bisnis industri madu secara nyata, mulai dari produksi, inovasi produk, hingga strategi pemasaran,” ujarnya.
Selain sebagai kegiatan akademik, kunjungan industri ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga pendukung UMKM. Keterlibatan Rumah BUMN Bandarlampung dan CBD UBL diharapkan membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan bisnis kreatif berbasis sumber daya lokal.
Salah satu mahasiswa peserta, Adilla Amanda Putri, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Ia menilai kunjungan industri ini tidak hanya menambah wawasan bisnis, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Dari sini kami jadi memahami bahwa bisnis tidak hanya soal keuntungan, tetapi juga bagaimana menjaga keberlanjutan alam,” katanya.
Melalui program Kunjungan Industri Bee to Business, mahasiswa Administrasi Bisnis UBL diharapkan memiliki pemahaman kewirausahaan yang lebih aplikatif, mengenal rantai nilai industri kreatif secara menyeluruh, serta mampu merancang inovasi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan sesuai potensi daerah. (**)
Editor: Muhammad Furqon
