MOMENTUM, Jakarta – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) menyembelih 304 ekor hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Jumlah tersebut terdiri atas 68 ekor sapi dan 236 ekor kambing yang tersebar di regional, unit kerja, hingga anak perusahaan di berbagai wilayah Indonesia.
Hewan kurban berasal dari perusahaan dan partisipasi karyawan, mulai dari Kantor Pusat hingga unit usaha di berbagai daerah, dari Sumatera hingga Papua.
Direktur Utama PTPN I (Persero) Teddy Yunirman Danas mengapresiasi antusiasme insan PTPN I dalam melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Menurut dia, tingginya partisipasi menjadi salah satu indikator ketakwaan, yakni tidak hanya taat secara personal kepada Tuhan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap sesama.
“Ibadah kurban bukan hanya memiliki dimensi ketuhanan, tetapi juga dimensi sosial. Dalam ajaran Islam dikenal hablum minallah dan hablum minannas, hubungan kepada Allah SWT dan hubungan dengan sesama manusia. Saya mengapresiasi seluruh unit kerja dan planters PTPN I yang telah berpartisipasi,” kata Teddy di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Menurut Teddy, momentum Iduladha menjadi bentuk komitmen sosial sekaligus rasa syukur perusahaan. Penyaluran daging kurban diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perkebunan yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia.
Bagi PTPN I, kata dia, Iduladha bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat yang hidup berdampingan dengan aktivitas perkebunan negara.
“Ibadah kurban adalah cerminan ketulusan dan gotong royong. Saya sangat mengapresiasi keikhlasan insan PTPN I yang menyisihkan sebagian rezekinya. Di tengah dinamika industri, semangat berbagi menjadi energi positif bagi keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujarnya.
Teddy menambahkan, distribusi hewan kurban yang menjangkau wilayah kerja dari barat hingga timur Indonesia menunjukkan komitmen perusahaan untuk hadir secara inklusif di tengah masyarakat. Keberadaan perkebunan negara, menurut dia, harus mampu memberi dampak ekonomi dan sosial yang nyata, terutama pada momentum keagamaan.
“Kami ingin memastikan kebahagiaan hari raya ini dirasakan langsung oleh masyarakat desa penyangga, komunitas adat, serta para pekerja di garis depan perkebunan. Kebersamaan ini menjadi fondasi kekuatan kami untuk terus bertumbuh,” tuturnya.
Seluruh proses penyembelihan dan distribusi daging kurban dilakukan dengan melibatkan panitia internal, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dilakukan agar penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PTPN I (Persero) Aris Handoyo mengatakan seluruh hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan kelayakan sebelum disembelih. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas ibadah sekaligus memastikan keamanan pangan bagi penerima manfaat.
“Seluruh hewan kurban, baik sapi maupun kambing, diperiksa kesehatannya oleh dinas terkait untuk memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, dan higienis,” kata Aris.
Aris menambahkan, kegiatan kurban menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan secara berkelanjutan. Program tersebut menjadi salah satu wujud kepedulian sosial PTPN I kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“PTPN I tidak hanya berfokus pada produktivitas komoditas, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat, keberkahan, dan mempererat kebersamaan,” pungkasnya. (**)
Editor: Muhammad Furqon
