MOMENTUM, Gunungusgih--Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Tengah, Nur Rohman, menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi moral dan pedoman hidup, khususnya bagi para pelajar di era digital.
Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
"Jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai panduan utama dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berkarakter, dan cinta tanah air," ujarnya.
Nur Rohman juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan budaya harus menjadi kekuatan bangsa, bukan sumber perpecahan.
Ia menekankan bahwa Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa sekaligus pedoman dalam membangun sikap toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat.
"Pancasila adalah fondasi bangsa. Karena itu, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, demi mewujudkan Indonesia yang damai dan maju," katanya.
Menurut Nur Rohman, masyarakat harus memahami bahwa kebhinekaan merupakan kekuatan yang mampu mempererat persatuan.
"Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebhinekaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu," tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan ideologi Pancasila dalam pembangunan nasional. Menurutnya, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045, dan salah satu poin paling mendasar adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.
"Kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa fondasi nilai-nilai Pancasila dapat melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila juga berpotensi menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi," pungkasnya.()
Editor: Muhammad Furqon
