MOMENTUM, Bandarlampung--Rektor baru Institut Teknologi Sumatera (Itera), Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., menegaskan komitmennya memperkuat sinergi hasil penelitian kampus dengan pemerintah daerah agar riset yang dihasilkan dapat diimplementasikan dalam pembangunan di Provinsi Lampung.
Komitmen tersebut disampaikan Elfahmi usai menerima estafet kepemimpinan dari Rektor sebelumnya, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Pugeg Aryantha, dalam serah terima jabatan di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) Itera, Rabu (1/7/2026).
Elfahmi mengatakan penguatan riset menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya. Menurut dia, hasil penelitian perguruan tinggi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak hanya berhenti sebagai karya akademik.
"Dampak riset harus bisa dirasakan masyarakat. Karena itu kami akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar hasil penelitian tidak berhenti di kampus," katanya.
Selain memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Elfahmi memastikan akan melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dirintis para rektor sebelumnya. Penyelesaian pembangunan auditorium, peningkatan kualitas akademik, dan pengembangan sumber daya manusia menjadi sejumlah prioritas pada masa awal kepemimpinannya.
Ia juga akan mendorong peningkatan kualitas dosen melalui pendidikan doktoral. Saat ini sekitar 200 dosen Itera telah bergelar doktor, sedangkan dosen yang belum menempuh pendidikan doktor akan terus didorong untuk melanjutkan studi.
Di bidang akademik, Elfahmi menyiapkan program cepat berupa penguatan kurikulum. Ia juga akan menyapa dosen dan tenaga kependidikan guna membangun kesamaan visi dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Itera.
Sementara di bidang kemahasiswaan, Itera akan mengembangkan fasilitas Ruang Mahasiswa Hebat sebagai pusat riset, inovasi, dan pengembangan prestasi mahasiswa. Menurut Elfahmi, capaian sekitar 78 persen lulusan Itera yang bekerja sesuai bidang keilmuan menjadi modal yang harus dipertahankan dan ditingkatkan.
Dalam konferensi pers, Elfahmi mengaku tidak pernah membayangkan akan dipercaya memimpin Itera. Menurutnya, amanah tersebut merupakan takdir yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
"Saya menjadi rektor karena takdir Allah. Saya hanya mengikuti takdir itu dan tidak pernah membayangkan akan menjadi rektor," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha yang dinilainya telah membawa Itera mencapai berbagai kemajuan selama masa kepemimpinannya.
Pada kesempatan itu, Elfahmi turut menekankan pentingnya peran media massa sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam menyampaikan hasil riset, inovasi, dan perkembangan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Untuk memperkuat kemitraan tersebut, Itera berencana meningkatkan kolaborasi dengan media melalui kunjungan ke redaksi dan penyelenggaraan podcast bersama para dosen guna memperluas diseminasi hasil penelitian kampus.(*)
Editor: Muhammad Furqon
