MOMENTUM, Panaragan – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) berkomitmen mempercepat realisasi program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik pada semester II Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut dilakukan agar program pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Komitmen itu disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba, Untung Budiono, saat memimpin apel bulanan di Lapangan Upacara Pemkab Tubaba, Jumat (17/7/2026).
Dalam arahannya, Untung meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengevaluasi capaian kinerja sekaligus mempercepat pelaksanaan program-program strategis, terutama yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Saat ini kita sudah memasuki semester kedua tahun 2026. Ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian fisik dan keuangan sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh sektor, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, hingga perizinan. Menurutnya, aparatur sipil negara (ASN) harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Masyarakat menaruh harapan kepada kita. Karena itu, berikan pelayanan yang ramah, cepat, dan menjadi solusi bagi setiap kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Selain meningkatkan pelayanan, Untung mengajak seluruh ASN, baik PNS, PPPK, maupun pegawai paruh waktu, untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta memperkuat semangat kebersamaan dengan mengedepankan nilai Ragem Sai Mangi Wawai.
"Kita adalah satu tim yang bekerja untuk tujuan yang sama, yakni memajukan Kabupaten Tulang Bawang Barat," katanya.
Pada kesempatan itu, Untung juga mengingatkan seluruh OPD untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada Agustus mendatang melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
Selain itu, Pemkab Tubaba akan menerima 830 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Metro yang akan ditempatkan di delapan kecamatan selama 45 hingga 60 hari.
Ia berharap seluruh OPD dapat menjalin kolaborasi dengan para mahasiswa guna mendukung pelaksanaan program pembangunan di tingkat desa.
"Kehadiran mahasiswa KKN menjadi peluang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan di Tubaba," pungkasnya.(*)
Editor: Muhammad Furqon
