MOMENTUM, Pesawaran--Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Pesawaran menyambut baik sosialisasi studi lanjut yang digelar Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.
Kegiatan tersebut diharapkan mendorong aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi guna menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja.
Kepala Balitbangda Pesawaran Rohana Sri Hartati mengatakan pendidikan menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah perubahan yang semakin dinamis.
Menurutnya, ASN perlu terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik.
"Melanjutkan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan diri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, dan kemajuan daerah," kata Rohana dalam sosialisasi yang berlangsung di Pesawaran, Rabu (29/7/2026).
Rohana menilai IIB Darmajaya dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat maupun ASN yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang informatika dan bisnis. Ia berharap lulusan perguruan tinggi tersebut mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, mandiri, berdaya saing, dan menghasilkan berbagai inovasi berbasis teknologi.
Ia juga mengingatkan peserta agar memilih program studi sesuai minat, kemampuan, dan rencana karier sehingga pendidikan yang ditempuh dapat memberikan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Selain berperan dalam pendidikan, Rohana menilai perguruan tinggi memiliki kontribusi penting melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Direktur Humas, Kerja Sama, dan Pemasaran IIB Darmajaya Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan peningkatan kompetensi SDM menjadi faktor penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi.
Ia menjelaskan IIB Darmajaya membuka berbagai program studi jenjang sarjana dan magister, termasuk melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan sistem perkuliahan yang fleksibel sehingga dapat diikuti oleh ASN tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan.
"Melanjutkan pendidikan bukan hanya untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga sebagai investasi kompetensi yang akan memberikan nilai tambah dalam pengembangan karier maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. IIB Darmajaya berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk bagi ASN," ujarnya.
Melalui sosialisasi tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai program studi reguler maupun jalur RPL. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya IIB Darmajaya mendukung peningkatan kualitas SDM aparatur sekaligus memperluas akses informasi pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran.(*)
Editor: Muhammad Furqon
