MOMENTUM, Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) dengan mengamankan Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro, pada Selasa (28/7/2026).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi senyap tersebut. Namun, ia belum mengungkap perkara yang menjadi dasar OTT maupun jumlah pihak yang turut diamankan.
"Iya, benar," kata Fitroh saat dikonfirmasi mengenai OTT di Kabupaten Pemalang.
Menurut Fitroh, KPK masih melakukan pemeriksaan awal terhadap para pihak yang diamankan. Penjelasan lengkap mengenai konstruksi perkara, identitas pihak yang terlibat, serta status hukum mereka akan disampaikan oleh juru bicara KPK setelah proses pemeriksaan selesai.
Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan.
Anom Widiyantoro merupakan Bupati Pemalang periode 2025–2030 yang baru menjabat sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Sebelum terjun ke dunia politik, ia berkarier di lingkungan BUMN dan pernah menjabat Direktur PT Wijaya Karya Realty.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pemalang maupun pihak Anom Widiyantoro terkait OTT tersebut. KPK juga belum mengumumkan dugaan tindak pidana yang sedang diusut dalam operasi senyap tersebut.(*)
Editor: Muhammad Furqon
