MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung mengajak anak-anak membiasakan hidup sehat sejak usia dini melalui Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 40.000 peserta dari kabupaten/kota se-Lampung secara luring dan daring tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga momentum membangun kebiasaan positif sejak usia dini.
“Indonesia Emas tidak dimulai nanti. Indonesia Emas dimulai dari anak-anak yang hari ini kita jaga, kita didik, dan kita beri kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, tumbuh kembang anak merupakan investasi penting bagi masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, orang tua, guru, dan pemangku kepentingan perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan anak.
Ia meminta kegiatan senam tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kebiasaan aktif bergerak dan berolahraga perlu diterapkan secara rutin di lingkungan keluarga dan sekolah.
Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mengapresiasi antusiasme anak-anak, guru, dan orang tua dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Anak hebat harus sehat. Anak hebat harus ceria, bahagia, aktif, mandiri, berkarakter, serta memiliki semangat untuk belajar dan berkembang,” katanya.
Purnama mengatakan, usia dini merupakan periode penting dalam tumbuh kembang anak. Karena itu, pembiasaan hidup sehat perlu dimulai dari keluarga dan satuan pendidikan PAUD maupun TK.
Ia mengajak orang tua dan pendidik menjadi teladan dengan membiasakan anak aktif bergerak, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta memiliki waktu tidur dan istirahat yang cukup.
“Jangan hanya hari ini kita senam bersama. Kebiasaan ini harus diteruskan di masing-masing TK. Anak-anak perlu diajak rutin berolahraga sesuai dengan kemampuan dan usia mereka,” ujarnya.
Selain kesehatan fisik, Purnama menekankan pentingnya pola pengasuhan yang penuh kasih sayang. Menurutnya, pendidikan anak usia dini harus dilakukan dengan pendekatan yang lembut, positif, dan menyenangkan.
“Anak-anak tidak bisa lagi kita didik dengan keras. Mereka harus kita dampingi dengan kelembutan, kasih sayang, dan keteladanan,” katanya.
Ketua Umum IGTKI Provinsi Lampung yang diwakili Suminah mengatakan, Gebyar Senam Massal Anak Indonesia Hebat memiliki makna lebih luas dari kegiatan olahraga.
Menurutnya, melalui senam bersama, anak belajar bergerak, menjaga kesehatan, membangun keberanian dan kekompakan, sekaligus bersosialisasi dengan anak-anak dari sekolah lain.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap tumbuh kembang anak. Kita ingin membangun anak TK Provinsi Lampung yang sehat, cerdas, aktif, dan percaya diri,” ujarnya.
Kegiatan semakin meriah dengan pembagian hadiah kepada peserta. Purnama Wulan Sari Mirza membagikan doorprize berupa sepeda kepada anak PAUD dan TK yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Panitia juga menyediakan hadiah berupa telepon seluler, tablet, hingga paket umrah.
Kegiatan tersebut memperkuat sinergi Pemprov Lampung, Bunda PAUD, IGTKI-PGRI, satuan pendidikan, orang tua, dan berbagai mitra dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang sehat dan berkualitas.
Upaya tersebut menjadi bagian dari visi “Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dengan menempatkan anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Lampung.
Dengan pembiasaan hidup sehat sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh sehat secara fisik sekaligus memiliki karakter kuat, percaya diri, mandiri, dan siap menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.(*)
Editor: Muhammad Furqon
