Jelang Porprov X Lampung, KONI Tanggamus Matangkan Persiapan Empat Cabor

img
Monitor atletik di lapangan Kecamatan Pulaupanggung. Foto: Ist.

MOMENTUM, Tanggamus--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanggamus mematangkan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan atlet, pelatih, program latihan hingga target medali setiap cabang olahraga (cabor).

Tim Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Tanggamus yang terdiri dari Simon dan Ishak melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap empat cabor, Jumat (28/8/2026). Keempatnya yakni dance sport/Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI), atletik, sepak takraw dan taekwondo.

Monev dilakukan untuk melihat perkembangan persiapan masing-masing cabor, mulai dari komposisi atlet, pelatih dan official, program Training Center (TC), target medali hingga kebutuhan pendukung menjelang Porprov X Lampung yang akan digelar di Bandarlampung pada November 2026.

Monev pertama menyasar cabor dance sport/IODI di Aula Kantor Camat Talangpadang, pukul 14.00–15.00 WIB.

Sebanyak enam atlet dipersiapkan untuk Porprov dengan dukungan dua pelatih dan dua official. Jumlah tersebut berkurang dibandingkan hasil Desk 1 yang mencatat 17 atlet, tiga pelatih dan empat official.

Dance sport/IODI menargetkan finis di posisi dua besar dengan raihan tujuh medali emas, tujuh perak dan tujuh perunggu dari total 18 medali pada kategori yang dipertandingkan.

Program TC saat ini berlangsung dua kali sepekan, setiap Sabtu dan Minggu pukul 10.00–14.00 WIB. Frekuensi latihan akan ditingkatkan menjadi tiga kali sepekan menjelang Porprov.

Cabor tersebut juga mengusulkan dukungan anggaran untuk pelatihan gerakan baru serta pengadaan perlengkapan, seperti pakaian, sepatu khusus dan kosmetik pertandingan.

Monev kemudian berlanjut ke cabor atletik di Lapangan Kecamatan Pulaupanggung, pukul 15.30–16.30 WIB.

Sebanyak 20 atlet putra dan putri dipersiapkan dengan dukungan tiga pelatih. Atletik Tanggamus menargetkan empat medali emas, empat perak dan dua perunggu dari total 48 medali emas, 48 perak dan 48 perunggu yang diperebutkan.

TC rutin digelar dua kali sepekan, yakni Senin dan Kamis pukul 13.30–17.00 WIB. Menjelang Porprov, intensitas latihan akan ditingkatkan menjadi setiap hari, pagi pukul 07.00–09.00 WIB dan sore pukul 15.00–17.00 WIB.

Untuk mendukung persiapan, cabor atletik membutuhkan anggaran pengadaan lapangan atau uji coba venue di Stadion Pahoman, Bandarlampung. Selain itu, dibutuhkan perlengkapan latihan berupa tolak peluru, cakram, lembing, matras, papan skor dan gawang lompat.

Selanjutnya, tim Binpres melakukan monev cabor sepak takraw di Resi Gudang Dinas Koperindag Kecamatan Pulaupanggung, pukul 16.45–17.15 WIB.

Sebanyak 12 atlet putra dan putri dipersiapkan dengan dukungan empat pelatih dan dua official. Sepak takraw Tanggamus membidik posisi juara umum kedua dengan target dua medali emas dan dua perak dari tujuh medali emas yang diperebutkan.

Dua peluang emas diharapkan datang dari nomor kuadran putra dan double tim putra yang diperkuat atlet ber-KTP Tanggamus.

Saat ini, TC digelar tiga kali sepekan, yakni Senin, Rabu dan Jumat pukul 16.30–18.00 WIB. Menjelang Porprov, latihan akan ditingkatkan menjadi setiap hari pada jam yang sama.

Selain dukungan anggaran untuk TC, sepak takraw Tanggamus berencana mengikuti UNJ Cup di Jakarta pada September 2026 dan Liga Sepak Takraw di Jakarta pada Oktober 2026.

Sejumlah perlengkapan yang masih dibutuhkan antara lain bola sepak takraw, net, sepatu khusus dan kaos tim.

Monev terakhir menyasar cabor taekwondo di Balai Pekon Talangpadang, pukul 17.35–18.15 WIB.

Dalam evaluasi tersebut terdapat perubahan komposisi pelatih dan official. Jumlah pelatih bertambah dari dua menjadi tiga orang, sedangkan official berkurang dari dua menjadi satu orang.

Taekwondo Tanggamus menargetkan masuk sembilan besar dari 15 kabupaten/kota peserta. Target yang dipatok yakni dua emas, satu perak dan tiga perunggu dari total 24 emas, 24 perak dan 48 perunggu yang diperebutkan.

Program TC berlangsung tiga kali sepekan, yakni Selasa dan Kamis pukul 16.00–18.00 WIB serta Minggu pukul 09.00–12.00 WIB.

Menjelang Porprov, taekwondo membutuhkan dukungan anggaran untuk TC serta tryout maupun try in ke Bandarlampung. Cabor ini juga membutuhkan perangkat pertandingan digital, enam unit decker kaki digital, baju tanding serta biaya penataran lisensi bagi tiga pelatih.

Anggota Tim Binpres KONI Tanggamus, Ishak, mengatakan monev dilakukan untuk memastikan kesiapan setiap cabor sebelum berlaga di Porprov X Lampung.

Menurutnya, Tanggamus bertekad mempertahankan capaian pada Porprov sebelumnya melalui evaluasi dan penguatan persiapan di setiap cabor.

“Tanggamus bertekad berjuang untuk mempertahankan peringkat pada Porprov X Lampung di Bandarlampung,” ujar Ishak.

Ia juga mengusulkan skema bonus prestasi pada 2027 sebesar Rp20 juta bagi setiap atlet peraih medali emas perorangan.

Menurut Ishak, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi atlet untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi Tanggamus di ajang olahraga tingkat provinsi.

Hasil monev selanjutnya menjadi bahan evaluasi KONI Tanggamus untuk memperkuat program latihan, memenuhi kebutuhan peralatan, memastikan kesiapan atlet dan menyesuaikan target medali masing-masing cabor.

Dengan evaluasi tersebut, persiapan kontingen Tanggamus diharapkan semakin optimal sebelum berlaga pada Porprov X Lampung 2026. (*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos