40 Paket Sabu Dikemas dalam Teh China, Ditemukan di Mobil HR-V di Bakauheni

img
Pengemudi mobil HR-V dan 40 paket sabu yang disita petuga kepolisian di Bakauheni Lampung Selatan. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bakauheni — Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang diduga hendak dibawa dari Sumatera menuju Pulau Jawa digagalkan Unit Reaksi Cepat (URC) KSKP Bakauheni Polres Lampung Selatan.

Sebanyak 40 paket diduga sabu ditemukan di dalam mobil Honda HR-V yang diperiksa petugas di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ginting, mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan URC KSKP Bakauheni bersama personel Satresnarkoba Polres Lampung Selatan saat melakukan pemeriksaan kendaraan yang akan memasuki kawasan pelabuhan.

"Sebanyak 40 paket diduga narkotika jenis sabu ditemukan dalam sebuah mobil Honda HR-V yang diperiksa di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni," kata Ginting.

Pemeriksaan kendaraan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap penyelundupan barang ilegal maupun barang terlarang melalui jalur penyeberangan.

Petugas kemudian memeriksa Honda HR-V warna putih bernomor polisi B 1890 WOV. Kendaraan tersebut diketahui datang dari arah Medan dan dalam perjalanan menuju Jakarta.

"Dari pemeriksaan, petugas menemukan 40 paket yang dikemas menggunakan kemasan teh China berwarna hijau. Paket-paket tersebut diduga berisi narkotika jenis sabu," ujarnya.

Pengemudi kendaraan berinisial N kemudian diamankan bersama seluruh barang bukti. Hasil temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Kepala KSKP Bakauheni untuk dilakukan tindakan kepolisian dan proses penyidikan.

"Pengemudi berikut barang bukti telah diamankan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Ginting.

Polisi masih mendalami asal-usul puluhan paket tersebut, termasuk tujuan pengiriman dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan penyelundupan narkotika.

Ginting menegaskan pemeriksaan kendaraan di kawasan Pelabuhan Bakauheni akan terus dilakukan sebagai upaya mencegah berbagai bentuk penyelundupan.

"Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mencegah masuk dan keluarnya barang-barang ilegal, termasuk narkotika, melalui jalur penyeberangan Bakauheni," ujarnya.

Pengungkapan ini menambah peran strategis KSKP Bakauheni dalam mengantisipasi peredaran narkotika melalui jalur penyeberangan, khususnya dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.(*)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos