Cegah Covid-19, Fakultas Pertanian Unila Lakukan Penyemprotan Disinfektan

img
Penyemprotan disinfektan di areal Fakultas Pertanian Unila.//ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Antisipasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) melakukan penyemprotan disinfektan, Senin (23-11-2020).

Penyemrpotan dilakukan pasca wafatnya Dosen berinisial YN, yang terindikasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dekan Fakultas Pertanian Irwan Sukri Banuwa mengatakan, penyemprotan tersebut untuk mencegah, kalau-kalau masih ada virus corona di lingkungan kampus setempat, khususnya di fakultas yang dipimpinnya.

"Penyemprotan disinfektan ini adalah upaya kami mencegah covid-19," ujar dia.

Penyemprotan akan dilakukan selama beberapa hari mendatang. Dia mengimbau semua warga kampus untuk senantiasa menjaga jarak, memakai masker dan senantiasa mencuci tangan pakai sabun.

"3M harus dibiasakan. Pola hidup bersih dan sehat juga harus dibiasakan. Ini untuk kebaikan kita bersama," imbaunya.

Baca juga: Rektor Unila Membaik Pasca Positif Covid-19, Puluhan Staf Unila Rapid Tes

Sebelumnya, satu Dosen Fakultas Pertanian Unila berinisial YN meninggal dunia, Senin (23-11-2020).

Dekan Fakultas Pertanian Irwan Sukri Banuwa menceritakan, Dosen Ilmu Benih Agronomi dan Hortikultura itu awalnya dalam keadaan sehat.

Bahkan, Irwan sempat bertemu dengannya pada 13 November lalu karena ada urusan akademik.

"Hari Minggunya beliau kondangan di tempat kerabatnya, tapi saya belum tahu di mana. Lalu beberapa hari kemudian beliau demam tinggi dan susah nafas," jelasnya.

Kemudian, pada Sabtu (21-11), YN dibawa ke Rumah Sakit Umum A Dadi Tjokrodipo untuk mendapatkan perawatan.

"Pagi ini dapat kabar beliau meninggal dan di makamkan dengan prosedur covid-19. Karena terindikasi covid-19, tapi kita belum dapat hasil swabnya," terangnya.

Dia menjelaskan telah mendaftarkan 20 orang dari Fakultas Pertanian Unila untuk dilakukan rapid test (tes cepat). Baik dosen dan mahasiswa.

"Pimpinan Unila maupun fakultas mengimbau kepada dosen dan para mahasiswa yang berinteraksi dalam satu minggu terakhir akan kita fasilitas untuk rapid tes," sebutnya. (**)

Laporan/Editor: Agung Chandra W



Leave a Comment