Laboratorium Teknik Sipil UBL Masuk Grup Lab Terakreditasi KAN

img
Sertifikat Akreditasi LPTS-Fakultas Teknik UBL dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

MOMENTUM, Bandarlampung--Laboratorium Pengujian Teknik Sipil (LPTS) Universitas Bandar Lampung (UBL) memperoleh sertifikat akreditasi sebagai Laboratorium Penguji dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). 

Akreditasi dengan 15 jenis pengujian itu, sesuai dengan yang diterima UBL bernomor LP-1449-IDN dari KAN pada 30 Desember 2020. 

Kepala LPTS UBL, Ronny Hasudungan Purba mengatakan sertifikasi tersebut merupakan sertifikasi kedua yang diperoleh LPTS-UBL. Sebelumnya, sertifikasi dengan standar 2008. Kedua, sertifikasi ISO/IEC 17025: 2017. 

Dalam siaran persnya, Ronny mengungkapkan untuk memperoleh sertifikast akreditasi, memerlukan waktu dan proses cukup panjang. Alasannya, LPTS UBL memperluas ruang lingkup pengujian dari lima jenis meningkat tiga kali lipat atau menjadi 15 jenis pengujian. “Proses sertifikasi berlangsung sekitar satu setengah tahun dilakukan bersama berbagai pihak," katanya seraya menyebutkan pihak yang terlibat termasuk Rektor UBL Prof M Yusuf S Barusman, 16 staf laboratorium, dan sejumlah dosen. Antara lain, Lilies Widojoko, Sugito, dan Agus Sukoco.

"Keterlibatan semua pihak sangat berarti. Kami bersyukur, sertifikasi tersebut menjadi kabar gembira pada awal tahun 2021 bagi LPTS-UBL,” tutur Ronny, Senin (25-1-2021).

Menurut dia, masih banyak pengujian yang belum diakreditasi. Sementara permintaan pasar dunia konstruksi membutuhkan pengujian yang tersertifikasi. "Kami terdorong untuk memberikan pelayanan prima dan kompeten," katanya. 

Disebutkan, 15 pengujian tersebut terdiri dari uji kuat tekan beton silinder, tekan beton kubus, tekan beton paving block, tekan beton inti, tekan beton mortar, angka pantul beton keras, ketebalan perkerasan rigid, penyelidikan tanah dengan alat sondir, tarik logam, lengkung logam, dan ketebalan perkerasan aspal.

Kemudian, uji kepadatan perkerasan aspal, kadar aspal dengan metode ekstraksi, pengambilan sample beton inti core, pengambilan sample uji campuran beraspal.

“Dengan sertifikat akeditasi, LPTS-UBL  jadi bagian elite group lab yang terakreditasi oleh KAN," kata Ronny. Ada 32 Lab Pengujian Sipil di seluruh Indonesia dan hanya empat yang berbasis universitas salah satunya LPTS-UBL. 

"Kami siap melayani permintaan kebutuhan berbagai pengujian di atas. Silakan datang ke LPTS-UBL di Kampus B Pascasarjana UBL di  Gedongmeneng, Bandarlampung,  atau mengunjungi website kami," kata Ronny. (*).

Editor: M Furqon/Rls.



Leave a Comment