PAD Kota Metro dari Parkir Diduga Bocor Hingga 50 Persen

img
Sekretaris Komisi I DPRD Kota Metro, Amrulloh.

MOMENTUM, Metro--Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Metro dari parkir diduga bocor hingga 50 persen. Data yang dilaporkan diduga juga tidak benar.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Metro, Amrulloh mengungkapkan, dugaan tersebut telah disampaikan dalam rapat badan anggaran (Banang) belum lama ini.

"Sudah disampaikan ke sekda pas rapat banang kemarin. Data terbaru dan validnya mana, sudah kami minta biar sama-sama bisa dikroschek semua. Selama tujuh bulan sampai dengan bulan ini mereka belum kasih data yang valid, yang dikasih baru data bulan satu, itupun diduga masih banyak manipulasinya," kata Amrulloh pada Harianmomentum.com, Sabtu (28-8-2021).

Karena itu, lanjutnya, Banang DPRD Kota Metro meminta data akurat terkait PAD parkir dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) setempat.

"Banang sudah minta langsung dengan TAPD, Sekda dan BPPRD. Karena ketua TAPD adalah Sekda. Kenapa kita soroti sektor parkir ini, karena pendapatan menjadi tanggung jawab BPPRD dan TAPD beserta banang," ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu meminta Pemkot Metro melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Parkir Dinas Perhubungan menyajikan data PAD terhitung mulai Januari hingga Agustus 2021.

"Kami minta data itu disajikan secepatnya, paling lambat 3 hari sejak rapat Banang kemarin. Artinya tanggal 28 Agustus data itu diharapkan sudah siap dipresentasikan," pintanya.

Anggota DPRD dari Dapil Metro Timur itu juga mengungkapkan, akurasi data dan kearsipan di lingkungan pemerintah dalam negeri telah diatur dalam Permendagri No 78 Tahun 2012.

"Acuan dan tanggungjawabnya telah diatur dalam Permendagri 78 tahun 2012 tentang Tata Kearsipan di Lingkungan Pemerintah Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. Ya kalau aturan itu dipakai dan dilaksanakan benar-benar oleh pihak-pihak terkait, maka waktu tiga hari itu sudah sangat kelamaan, seharusnya hari itu juga sudah tersedia," tegasnya.

Menurutnya, hingga Agustus ini, PAD sektor parkir di Metro diduga mengalami kebocoran hingga 50 persen.

"Kami menduga ada pungli dan ada kebocoran di sektor parkir ini. Kerugian mungkin mencapai 50 persen dari total PAD parkir," katanya.(**)

Laporan: Adipati Opie/Rio

Editor: M Furqon.






Editor: Harian Momentum





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos