Resmi Dibuka, Pascasarjana MPI STIT Pringsewu Terima Pendaftaran

img
Informasi penerimaan mahasiswa baru pascasarjana Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2) STIT Pringsewu.

MOMENTUM, Pringsewu--Setelah resmi mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Agama, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu Lampung membuka pendaftaran mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2) dengan biaya Rp750/bulan.

Pendiri Yayasan Startech H Fauzi menuturkan, SK bernomor: 284 Tahun 2022 tentang izin penyelenggaraan Prodi Manajemen Pendidikan Islam untuk Program Magister pada STIT Pringsewu, Provinsi Lampung.

Penyerahan SK tertanggal 14 Maret 2022 tersebut dilakukan pada Kamis 12 Mei 2022 oleh Kepala Sub Direktorat Pengembangan Akademik pada Direktorat Pendidikan Tinggi Islam HM Adib Abdusshomad di kampus STIT Pringsewu.

SK Izin Penyelenggaraan Prodi titu diterima Ketua Yayasan Pendidikan Startech Dr KH Abdul Hamid Al-Hafizd didampingi Ketua STIT Pringsewu Dwi Rohmadi Mustofa.

H Fauzi menjelaskan, pihaknya resmi membuka Program Pascasarjana gelar M.Pd (Master Manajemen Pendidikan Islam). "Untuk biaya pendaftaran Rp250 ribu di Kampung STIT Pringsewu Jalan Raya Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo. Atau dapat menghubungi nomor resmi sekretarian STIT Pringsewu 0853-8374-8597 atau 0858-4113-3270," jelasnya, Senin (16-5-2022).

Dia mengatakan, pada jenjang  pendidikan itu, pihak STIT akan membebaskan sejumlah item seperti bebas biaya pengembangan, Sapras, UAS, Bimbingan Tesis, Penelitian Karya ilmiah dan bebas biaya Wisuda. "Biaya pendidikan perbulan hanya Rp750 ribu," terang dia.

Fauzi yang juga Wakil Bupati Pringsewu itu menambahkan, memang sudah berkomitmen untuk membantu masyarakat agar mendapatkan layanan pendidikan bermutu.

Maka penambahan Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam itu guna melengkapi tiga prodi sarjana (S1) yang diselenggarakan di STIT Pringsewu. "Yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Bahasa Arab," imbuhnya.(**)


Editor: Agus Setyawan


Leave a Comment