Sapi yang Sudah Vaksin PMK akan Dipasang Tanda Khusus

img
Ternak sapi yang telah divaksin PMK akan dipasang tanda khusus

MOMENTUM, Gunungsugih--Pemkab Lampung Tengah (Lamteng) akan memberikan tanda khusus kepada ternak sapi yang telah divaksin untuk mencegah penularan virus PMK (penyakit mulut dan kuku).

Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Lamteng menyebut, pemasangan tanda khusus berupa eartag (sejenis anting-anting) di telinga ternak sapi itu untuk memudahkan identifikasi dan percepatan perluasan vaksinasi PMK. 

"Pemasangan tanda khusus seperti anting di telinga sapi, sesuai  Keputusan Menteri Pertanian Nomor 559/KPTS/PK.300/M/7/2022 untuk memudahkan identifikasi dan memperluas cakupan vaksinasi," kata Andi Antoni petugas sub koordinator kesehatan hewan, mewakili Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Lamteng Khresna Rajasa., Selasa (11-10-2022).

Dia menyebutkan, upaya pencegahan penularan virus PMK di Lamteng memang  lebih difokuskan pada jenis hewan ternak sapi.

“Memang fokus kita pada hewan ternak sapi karena Lampung Tengah adalah pemilik populasi terbesar di Lampung. Bahkan Sumatera,”  terangnya.

Hingga saat ini, presentasi pemasangan  eartag  pada ternak sapi di Lamteng baru mencapai enam ribu ekor.

"Presentase pemasangan eartag memang masih rendah, baru  enam ribu ekor dari  78.800  populasi sapi di Lampung Tengah,"  ungkapnya.

Penolakan peternak menjadi kendala utama untuk meningkatkan presentasi pencapaian pemasangan eartag pada ternak sapi.

"Kami berharap kesadaran para peternak, mendukung program pemasangan eartag ini . Sehingga upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran PMK di Lampung Tengah dapat lebih cepat dan efektif," harapnya.

Di dalam eartag terdapat kode yang merupakan data hewan ternak. Petugas akan menginput data ternak melalui aplikasi pada saat pemasangan eartag.

“Eartag semacam tanda jaminan tentang kesehatan hewan tersebut sudah divaksin PMK. Artinya bisa meningkatkan harga jual yang sempat turun karena adanya wabah PMK,”  terangnya. (**)






Editor: Munizar





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos