Ketum KONI Lampung: Pembinaan Atlet Harus Ditunjang Sport Science

img
Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat bersama pengurus Akuatik Lampung. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pembinaan atlet saat ini harus berbasis sport science guna mengoptimalkan performa atlet. 

Hal tersebut disampaikannya saat rapat koordinasi dengan cabang olahraga akuatik Lampung, Kamis (22-1-2026) di Kantor KONI Lampung, Gedung Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim, Bandarlampung.

Rapat koordinasi KONI dan Akuatik Lampung tersebut membahas perkembangan olahraga renang, mulai dari pembinaan atlet, penguatan organisasi, hingga kondisi sarana dan prasarana yang tersedia. Dalam kesempatan itu, Taufik meminta agar proses pembinaan atlet sudah dilakukan sejak sekarang sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat.

“Kita harus sudah bersiap karena PON 2028 tinggal sekitar dua tahun lagi. Pembinaan atlet harus terus berjalan agar kita tidak tertinggal dari daerah lain. Sport science menjadi sangat penting karena saat ini dunia olahraga modern sudah mengandalkan pendekatan tersebut,” ujar Taufik.

Ia menjelaskan, sport science merupakan penerapan berbagai disiplin ilmu untuk mengoptimalkan performa atlet, meningkatkan kebugaran, serta mencegah cedera. Pendekatan ini mencakup fisiologi, biomekanika, nutrisi, psikologi, hingga kedokteran olahraga yang bekerja secara terintegrasi dalam menyusun program latihan yang lebih efektif dan personal.

Dalam pertemuan tersebut, KONI dan Akuatik Lampung juga sepakat untuk bersama-sama melakukan pembinaan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Sinergi ini diarahkan untuk meraih prestasi pada PON 2028, sekaligus sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju PON 2032, di mana Lampung bersama Banten mencalonkan diri sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Ketua Akuatik Lampung, Ade Utami Ibnu, mengatakan pihaknya saat ini tengah melaksanakan pelatihan provinsi (pelatprov) internal sebagai langkah awal menghadapi program kerja Akuatik Indonesia sepanjang tahun 2026 yang bermuara pada PON 2028.

“Saat ini kami sedang menjalankan pelatprov internal untuk menghadapi event-event nasional sepanjang 2026. Target utama kami tentu meraih prestasi di PON 2028. Karena itu, persiapan harus dilakukan sejak sekarang, bahkan sejak tahun-tahun sebelumnya,” kata Ade.

Lebih lanjut, Ade yang didampingi Sekretaris Umum Akuatik Lampung, Vania C. Wanta, serta sejumlah pengurus menjelaskan bahwa pihaknya juga merencanakan pembangunan kolam renang yang dijadwalkan mulai pada April mendatang. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi penunjang sekaligus motivasi dalam pembinaan atlet ke depan. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos