Buka Festival Taekwondo, Ketua KONI: Pembinaan Atlet Harus Berkelanjutan

img
Pembukaan Festival Taekwondo Lampung XIII yang digelar di GOR Sumpah Pemuda, Wayhalim, Bandarlampung. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung  -- Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, membuka Festival Taekwondo Lampung XIII yang digelar di GOR Sumpah Pemuda, Wayhalim, Bandarlampung, Selasa (27-1-2026).

Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi pembinaan atlet yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan.

Menurutnya, jam terbang menjadi faktor krusial bagi atlet untuk mencapai prestasi puncak. Oleh karena itu, kompetisi yang berkesinambungan harus terus digelar sebagai bagian dari proses pembinaan.

Baca Juga: Misteri PKB 37,14 Persen

“Kami menargetkan taekwondo menjadi penyumbang utama medali emas. Ini bukan sekadar harapan, tetapi komitmen yang harus diwujudkan melalui pembinaan usia dini dan kompetisi berkelanjutan,” tegas Taufik.

Cai Yara Igna Parameswari dan Muhammad Nizam Al-Tarizi bersama Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat. Foto: Ist.

Selain membuka kejuaraan, KONI Lampung juga memberikan apresiasi kepada atlet taekwondo Lampung yang terpilih mengikuti seleksi nasional (Seleknas), yakni Cai Yara Igna Parameswari dan Muhammad Nizam Al-Tarizi. Keberhasilan keduanya menembus seleksi tingkat nasional diharapkan dapat memotivasi peserta festival untuk terus meningkatkan kualitas diri dan membangun mental juara.

Senada dengan KONI Lampung, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung, Dicky Novalino, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus mendukung penyelenggaraan berbagai event olahraga bela diri untuk menjaring bibit atlet unggul.

Ia menyoroti banyaknya agenda olahraga, seperti PON Bela Diri dan kejuaraan tingkat pelajar, yang menjadi wadah evaluasi pembinaan atlet dari level junior hingga senior.

“Harapan kami, dari event seperti ini akan lahir atlet-atlet unggul yang mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional,” ujar Dicky.

Festival Taekwondo Lampung ke-XIII diikuti ratusan peserta dari berbagai klub taekwondo di Lampung. Salah satu klub yang mendapat apresiasi khusus adalah Klub Saburai atas partisipasi aktifnya dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dehhry Karisma, mengatakan Festival Taekwondo Lampung XIII diikuti lebih dari 300 peserta. Adapun nomor pertandingan yang diperlombakan meliputi kyorugi (Full PSS), poomsae, freestyle poomsae, kyukpa (pemecahan), hosinsul, serta demonstrasi.

Untuk kategori usia dan tingkatan, peserta terbagi mulai dari pracadet, cadet, junior, hingga senior, dengan kelas pemula dan kelas prestasi. (**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos