MOMENTUM, Bandarlampung -- Kabar membanggakan datang dari cabang olahraga wushu. Atlet muda asal Lampung, Terfi Meisya, berhasil menyumbangkan medali perak untuk Indonesia pada ajang 10th World Junior Wushu Championships 2026 yang berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tianjin, Tiongkok, pada 23–31 Maret 2026.
Terfi yang turun pada kategori Girls Children Jianshu mencatatkan nilai 8.480 dan menempati posisi kedua. Ia hanya terpaut tipis 0,016 poin dari atlet Macau, Wong Weng Ian, yang meraih medali emas dengan skor 8,496. Sementara posisi ketiga ditempati atlet Jepang, Hoshino Yuna dengan nilai 8,466, disusul Minh Phuong Nguyen dari Vietnam (8,463) di urutan keempat, serta Anna Zablock A dari Latvia di posisi kelima.
Terfi merupakan siswi SD Negeri 2 Sawah Brebes, Bandarlampung, yang berlatih di Sasana Xiao Yao Lampung di bawah asuhan pelatih Ardyan Mahaddi. Ia menjadi bagian dari tim nasional wushu Indonesia yang tampil di kejuaraan dunia junior tersebut.
Ajang ini diikuti lebih dari 1.100 atlet dari 78 negara dan wilayah. Indonesia sendiri mengirimkan 24 atlet muda terbaik hasil seleksi nasional yang disiapkan oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) untuk berlaga di nomor Taolu (jurus) dan Sanda (tarung).
Ketua Umum Wushu Indonesia Provinsi Lampung, Indra Halim, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Terfi menjadi bukti bahwa atlet muda Lampung mampu bersaing di level internasional.
“Terima kasih atas pencapaian Terfi yang memberikan semangat bagi kita semua untuk terus berlatih dan mengejar prestasi nasional maupun internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, dan orang tua yang telah berkontribusi hingga capaian ini diraih,” ujar Indra Halim, yang akrab disapa Abun.
Menurutnya, prestasi ini diharapkan dapat terus terjaga hingga Lampung menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Ia optimistis atlet-atlet muda saat ini akan berkembang dan mampu menjadi andalan daerah di masa mendatang.
“Diharapkan atlet kategori anak-anak saat ini nantinya bisa naik ke level junior bahkan senior saat PON 2032. Prestasi ini juga harus menjadi motivasi bagi atlet lain untuk berlatih lebih keras,” tambahnya.
Kejuaraan dunia junior ini juga menjadi bagian dari persiapan dan seleksi menuju Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games) Dakar 2026.
Daftar Atlet Indonesia di 10th World Junior Wushu Championships 2026:
Taolu (Junior A):
1. Noah Daiki Santoso (Jawa Tengah)
2. Abbas Abdullah Lutfi (DKI Jakarta)
3. Asael Christo Jacob Rondonuwu (DKI Jakarta)
4. Vini Nur Azizah (Jawa Timur)
5. Utiqo Romadhona Ummi Auna (Jawa Timur)
6. Mehrunnisa Nazeeha Migirusan (Jawa Barat)
Taolu (Junior B):
1. Leonardo Kimi Anggoman (Jawa Tengah)
2. Bradley Jason (Jawa Timur)
3. Clara Abigail (Jawa Timur)
4. Piper Danielle Tirto (Jawa Timur)
Taolu (Junior C):
1. Zivan Abimanyu Rasendria (Jambi)
2. Kay Jayden Rondonuwu (DKI Jakarta)
3. Jenny Ngaserin (DKI Jakarta)
4. Terfi Meisa (Lampung)
Sanda:
1. Elang Wijaya Panjaitan (42 kg/Jambi)
2. Zidan Al Malik Angkat (45 kg/Jawa Tengah)
3. Muhammad Khayrullah Susilo (48 kg/DKI Jakarta)
4. Kiemas Sakti Negara (52 kg/Jawa Tengah)
5. Shaddam Achmad Assegaf (60 kg/Jawa Tengah)
6. Randy Putra Akbar (65 kg/Jawa Tengah)
7. Rafael Samuel Siagian (70 kg/Sumatera Utara)
8. Adriana Rosa Aurelia Putri (48 kg/Jawa Tengah)
9. Elvina Marwa Joanda (52 kg/Jawa Tengah)
10. Sania Silma Faridah (56 kg/Jawa Tengah) (**)
Editor: Muhammad Furqon
