ASN Tubaba Berkurban, Salurkan 7 Sapi dan 477 Kambing pada Iduladha 2026

img
Karyawanto, Plt Kabag Kesra Sekretariat Pemkab Tulangbawang Barat. Foto: Ist.

MOMENTUM, Panaragan--Sebanyak 506 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melaksanakan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Total hewan kurban yang disalurkan mencapai 484 ekor, terdiri atas tujuh ekor sapi dan 477 ekor kambing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Pemerintah Kabupaten Tubaba, Karyawanto, mengatakan hewan kurban tersebut berasal dari berbagai pihak, yakni enam ekor sapi dan 434 kambing dari ASN, lima kambing dari BPRS Tani, delapan kambing dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta satu ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia.

“Sapi kurban bantuan Presiden disalurkan ke Masjid Nurul Huda di Tiyuh Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah. Sementara enam sapi lainnya disalurkan ke lembaga vertikal yang ada di Tubaba,” kata Karyawanto di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, hewan kurban dari Pemkab Tubaba akan disebarkan ke 103 tiyuh, kelurahan, dan kecamatan. Sebanyak 281 ekor kambing dialokasikan untuk wilayah tersebut.

Menurut Karyawanto, pola distribusi kambing kurban dibedakan berdasarkan wilayah. Untuk tiga kecamatan di wilayah selatan, yakni Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Udik, dan Tumijajar, setiap tiyuh menerima dua ekor kambing. Sedangkan enam kecamatan di wilayah utara, yakni Pagardewa, Gunungterang, Gunungagung, Waykenanga, Batuputih, dan Lambukibang, masing-masing tiyuh memperoleh tiga ekor kambing.

“Penyaluran ini disesuaikan dengan proporsi jumlah penabung dan kondisi sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, perbedaan jumlah distribusi hewan kurban antara wilayah utara dan selatan didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Wilayah utara dinilai memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat yang relatif lebih rendah dibanding wilayah selatan.

“Wilayah utara rata-rata berada pada desil tiga hingga empat, sehingga menjadi perhatian dalam penyaluran hewan kurban,” katanya.

Karyawanto menjelaskan, setiap ASN peserta kurban menabung sebesar Rp3 juta selama 10 bulan dengan sistem angsuran Rp300 ribu per bulan. Selain pegawai pemerintah daerah, sekitar 30 guru juga ikut berkurban dan hewannya disalurkan ke sekolah masing-masing.

Pada Iduladha tahun ini, Pemkab Tubaba memprioritaskan kurban kambing dengan kriteria minimal bobot hidup 35 kilogram, sedangkan sapi minimal 280 kilogram.

Selain itu, proses penyembelihan hewan kurban di lingkungan pemerintah daerah dilakukan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk menjamin aspek kehalalan.

“Kami berharap di tingkat tiyuh juga menggunakan Juleha yang telah tersertifikasi agar proses penyembelihan sesuai standar halal,” ujar Karyawanto.(**)






Editor: Muhammad Furqon





Leave a Comment

Tags Berita

Featured Videos