MOMENTUM, Pringsewu--Polres Pringsewu mengirimkan satu pleton Saka Bhayangkara untuk mengikuti Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara (Pertikara) tingkat Provinsi Lampung tahun 2026. Kontingen yang terdiri dari 20 peserta itu dilepas Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra di Aula Mapolres Pringsewu, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan itu dihadiri para pejabat utama Polres Pringsewu, pembina Saka Bhayangkara, serta para pendamping kontingen.
Dalam ajang tingkat provinsi tersebut, Polres Pringsewu mengirim satu pleton terbaik berisi 20 peserta, terdiri dari 10 putra dan 10 putri. Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan Pertikara yang dipusatkan di Lapangan Kampung Pancasila, Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pada 28–31 Mei 2026.
Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra menjelaskan, Pertikara merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui penanaman disiplin, kepemimpinan, keterampilan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Tahun ini kegiatan diikuti 15 kontingen perwakilan Polres se-Provinsi Lampung,” kata Yunnus.
Menurutnya, Pertikara bukan sekadar perlombaan atau perkemahan biasa, melainkan ajang mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka Saka Bhayangkara sekaligus membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme.
“Pertikara juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka Saka Bhayangkara sekaligus membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme,” ujarnya.
Kapolres juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik daerah serta menjunjung tinggi sportivitas selama kegiatan berlangsung.
“Jangan hanya berangkat dengan semangat ingin menang, tapi pulanglah dengan pengalaman, persaudaraan, dan kebanggaan karena sudah memberikan yang terbaik untuk Pringsewu,” pesannya.
Ia menegaskan, keikutsertaan dalam Pertikara tidak semata-mata soal kompetisi, tetapi juga proses pembentukan mental dan karakter generasi muda.
“Adik-adik ini adalah wajah masa depan daerah. Saya ingin mereka tampil percaya diri, disiplin, dan mampu menunjukkan bahwa generasi muda Pringsewu punya kualitas dan semangat luar biasa,” katanya.
Menurut Yunnus, momentum Pertikara juga menjadi sarana positif untuk menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dan kepedulian sosial.
“Di sini mereka belajar kerja sama, belajar memimpin, belajar menghargai orang lain. Nilai-nilai seperti ini yang hari ini sangat penting dimiliki anak muda,” imbuhnya. (**)
Editor: Muhammad Furqon
