MOMENTUM, Bandarlampung--PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku di seluruh SPBU mulai 1 Juni 2026. Dalam penyesuaian terbaru tersebut, harga Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan, sementara Pertamax Turbo justru naik.
Kebijakan ini dilakukan mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245 Tahun 2022 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum yang dievaluasi secara berkala.
Sementara itu, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Untuk wilayah Lampung yang masuk dalam kelompok Sumatera bersama Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung, harga BBM nonsubsidi per 1 Juni 2026 ditetapkan sebagai berikut:
Pertamax: Rp12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp21.200 per liter
Dexlite: Rp23.500 per liter
Pertamina Dex: Rp25.350 per liter
Secara nasional, Pertamax Turbo (RON 98) mengalami kenaikan harga menjadi Rp20.750 per liter dari sebelumnya Rp19.900 per liter untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Sebaliknya, Dexlite turun menjadi Rp23.000 per liter dari sebelumnya Rp26.000 per liter. Sedangkan Pertamina Dex turun menjadi Rp24.800 per liter dari sebelumnya Rp27.900 per liter.
Harga Pertamax (RON 92) tetap bertahan di level Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green 95 juga tidak berubah pada angka Rp12.900 per liter.
Pertamina menjelaskan bahwa harga BBM dapat berbeda di setiap provinsi karena dipengaruhi berbagai faktor, termasuk biaya distribusi dan kondisi wilayah pemasaran.
Di wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau misalnya, harga Pertamax tercatat Rp12.900 per liter, sedangkan di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam harga Pertamax berada di level Rp11.750 per liter.
Sementara untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, harga BBM nonsubsidi bervariasi sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing daerah.
Masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru mengenai harga BBM melalui aplikasi MyPertamina maupun kanal resmi PT Pertamina Patra Niaga. (**)
Editor: Muhammad Furqon
